MEDAN (Waspada.id) – Lembaga Pemberdayaan Perempuan Lanjut Usia (LPPLU) Sumatera Utara memperingati Is’ra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Gedung Legiun Veteran, Jalan Binjai, Medan, Rabu (28/1). Acara ini sekaligus menjadi momentum menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H.
Ketua Umum LPPLU Sumut, Halimah Hutagalung, menyampaikan terima kasih kepada seluruh undangan yang hadir, khususnya para ibu-ibu mitra kerja, Kalbe Farma, dan Puskesmas Kampung Lalang atas dukungan dan partisipasinya, terutama dalam penyediaan tempat acara. Halimah menekankan pentingnya meneladani sikap Rasulullah SAW dalam menghadapi musibah serta menyiapkan diri menyambut Ramadhan.
Acara mengambil tema, “Dengan Meneladeni Sikap Rasulullah SAW Dalam Menghadapi Musibah dan Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H.” Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) Sumut, Dwi Endah Purwanti, SS, MSi, diwakili Erni Hafsari, mengatakan peringatan Is’ra Mi’raj sarat dengan nilai spiritual, keteladanan, dan penguatan iman.
“Di tengah berbagai ujian yang dihadapi Rasulullah, baik berupa tekanan, kehilangan orang-orang tercinta, maupun tantangan dakwah, beliau tetap menunjukkan kesabaran, keteguhan, dan keyakinan penuh kepada Allah SWT. Dari peristiwa ini, kita diajarkan bahwa di balik kesulitan, Allah selalu menyiapkan jalan keluar dan hikmah bagi hamba-Nya yang beriman,” ujar Erni Hafsari.
Tema yang diusung, menurut Erni, sangat relevan dengan kondisi saat ini, khususnya di Sumatera Utara, di mana tantangan akibat bencana alam dan dampak sosialnya cukup kompleks. Musibah yang terjadi tidak hanya berdampak fisik, tetapi juga menyentuh kehidupan sosial masyarakat, terutama kelompok rentan seperti lanjut usia, perempuan, dan anak-anak.
Acara dihadiri sejumlah undangan, antara lain perwakilan UNIVA yang diwakili Iskandar Zulkarnain, Dinas Kesehatan Provsu melalui Latifah Hanum Siregar, BKOW Sumut, LPPLU Medan, Binjai, Perip, dan Piveri. Selain peringatan Is’ra Mi’raj, kegiatan ini juga diisi dengan pemeriksaan kesehatan CKG/Screening lansia sebagai bagian dari kepedulian terhadap kesejahteraan perempuan lanjut usia. (id23)











