LPPM USU dan LPPM Unand Kolaborasi Dalam Pengembangan Wellness Tourism

  • Bagikan
LPPM USU dan LPPM Unand Kolaborasi Dalam Pengembangan Wellness Tourism

MEDAN (Waspada): Perguruan tinggi berperan penting mencarikan solusi dari berbagai masalah dimasyarakat. Untuk itu, kesempatan perguruan tinggi dalam menjalankan Tri Dharma perguruan tinggi tidak bisa hanya dengan model kompetisi, tetapi perlu kolaborasi antarperguruan tinggi di sejumlah daerah.

Maka dari itu untuk mengimplementasikan hal tersebut, Universitas Sumatera Utara (USU) bekerjasama dengan Universitas Andalas (Unand) dalam melaksanakan kolaborasi nasional yang berjudul Pengembangan wellness tourism sebagai destinasi ekowisata melalui pemberdayaan masyarakat di kawasan bukit Mato Aia Padang Selatan.

Tim LPPM USU, Destanul Aulia, SKM., MBA., Mec., Ph.D mengatakan adapun tujuan dari pengabdian masyarakat dengan kolaborasi nasional ini ialah untuk mengetahui potensi wellness tourism, mengidentifikasi keterlibatan stakeholder dalam pengembangan wellness tourism, menemukan bentuk-bentuk pengembangan wellness tourism, dan meningkatkan kepedulian masyarakat sekitar mengenai potensi di Mato Aia Padang Selatan melalui pemberdayaan pengembangan destinasi dengan wellness tourism.

Perjalanan kolaborasi nasional ini dimulai dengan kedatangan ibu Ade Suzanna Eka Putri, SKM, M. Comm Health Sc, Ph.D dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unand pada tanggal 18 Juli 2023 dan disambut oleh Bapak Destanul Aulia, SKM., MBA., Mec., Ph.D se;laku ketua pelaksana bersama pak Wahyu ST, MT dan Dr. Irwana Nainggolan M.Sc.

Dijelaskannya pada tanggal 10 September 2023, tim bertemu dengan Camat Padang Selatan bapak Jasman, S.Sos, Kp, MM beserta ibu Ade Suzana dari FKM Unand. Dalam pertemuan setelah jamuan makan siang di Kantor Camat Padang Selatan, tim berdiskusi mengenai permasalahan Batang Harau, Padang Selatan. Dalam kesempatan itu, bapak Camat mengutarakan beberapa rencana program Camat Padang Selatan yang menurut pak Camat muara Batang Harau memiliki potensi wisata yang tinggi oleh karena sudah terdapat beberapa titik yang menjadi tempat kunjungan wisata masyarakat kota Padang sendiri.

“Batang Harau merupakan kawasan muara pada aliran Sungai Batang Harau, Sungai yang membagi kawasan kota Padang dengan Gunung Padang dan pada muaranya terdapat Pelabuhan bernama Pelabuhan Muara.
Setelah pertemuan, tim beserta Camat Padang Selatan melakukan survey lokasi PkM di muara Sungai Batang Harau, mulai dari bawah jembatan Siti Nurbaya sampai simpang Jalan Siti Nurbaya (ke arah Gunung Padang) sejauh ± 1 km. Di sela-sela perjalanan survey, tim PKM (USU dan Unand) berdiskusi dengan Camat Padang Selatan mengenai rencana pengembangan dan penataan kawasan muara Batang Harau,” katanya.

Destanul juga menjabarkan bahwa berdasarkan hasil diskusi maka didapat kesimpulan dimana untuk pengembangan kawasan muara Batang Harau sebagai Destinasi Wisata diperlukan kajian yang komprehensif, melibatkan disiplin ilmu Arsitektur dan Perkotaan serta Sipil dan Perencanaan serta Kesehatan Masyarakat (wellness).

Oleh karena itu dalam pengabdian ini tim merekemondasikan untuk diadakan kolaborasi PkM lanjutan berupa pembuatan Masterplan Destinasi Wisata Batang Harau. Selain itu dalam kesempatan PKM ini juga, tim USU menyarankan kepada (tim PKM Unand) untuk mengusahakan dalam mendapatkan peta kawasan Batang Harau dari Camat Padang Selatan sebagai bahan rencana pengabdian lanjutan antara USU dan Unand. Kemudian Output yang direncanakan pada titik obyek PkM kali ini berupa lampu-lampu penerangan di belakang lengkung tempat duduk penonton pada panggung terbuka (ampiteater) akan dipasang lampu-lampu penerangan dengan banner himbauan tentang kebersihan.

Diharapkan dengan terjalinnya kolaborasi nasional antara USU dengan Unand dapat mengembangkan sumber daya yang berkaitan dengan wellness tourism melalui pemberdayaan pada masyarakat setempat. Selain itu diharapkan juga aka nada pertambahan klasifikasi wellness tourism dan meningkatnya kunjungan wisatawan pada destinasi wisata.(cbud)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *