Medan

Marahalim Harahap Dinilai
Mampu Jaga Amanah NU Sumut

Kecil Besar
14px

MEDAN (Waspada): Musyawarah mufakat merupakan tradisi yang diwariskan para pendiri NU kepada warga nahdliyin dan Konferwil NU Sumut XVIII di Asrama Haji Medan Kamis hingga Sabtu kemarin bisa menjadi etalase menunjukkan adab dan nilai-nilai baik NU dengan penggunaan metode musyawarah mufakat dalam proses pengambilan keputusan memilih pengurus syuriah dan pengurus tanfidziah.

Pimpinan Pondok Pesantren Modern Tahfiz An-Najah Sei Lepan, Kabupaten Langkat Sami’an, SAg, MA yang hadir sebagai peninjau dan melihat langsung proses musyarawah mufakat penetapan Rois Syuriah PW NU KH Bahauddin Nasution LC dan Ketua Tanfidziah H Marahalim Harahap MHum dan dikuatkan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) NU.

“Saya apresiasi hasil konferwil XVIII NU Sumut dengan proses musyawarah mufakat dan aklamasi menunjukkan pengurus NU dan warga nahdliyin di Sumatera Utara menjaga tradisi yang diwariskan oleh para pendiri dan model pemilihan dengan sistem voting di NU bisa berakibat buruk dan menghasilkan kelompok-kelompok serta unsur like dan dislike “ katanya Kyai Samian saat dihubungi, Minggu (11/9).

“Sistem pemilihan musyawarah mufakat juga sesuai dengan sila keempat Pancasila sehingga saya sangat yakin Rois Syuriah dan Ketua Tanfidziyah terpilih mampu menjaga amanah untuk membawa NU di Sumut kembali diperhitungkan dan memberikan solusi ditengah cobaan yang kita hadapi terkhusus di Sumatera Utara “ jelasnya.

Sebelumnya H. Marahalim Harahap yang berkhidmat di NU mulai dari pengurus ranting hingga menjadi wakil ketua di PWNU Sumut dan menjadi trainer pengkaderan Madrasah Kader Nadhlatul Ulama (MKNU) sangat mengenal kompleksitas permasalahan warga nadhiyin di Sumatera Utara.

Marahalim menfokuskan pada proses pengkaderisasi dan peningkatan kwalitas PC NU di kabupaten kota berdasarkan klasifikasi dasar dari PBNU.

“Titik fokus membangun PC NU di Kabupaten/Kota dengan melakukan kaderisasi sehingga terjadi peningkatan kwalitas SDM dan petunjuk dari PBNU yang telah merumuskan klasifikasi PC NU dengan grade A, B dan C sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan oleh PBNU,” kata Marahalim pada penutupan konfirwil, Sabtu (10/9).

“Saya berharap kedepan dalam waktu yang tidak terlalu lama, masing-masing PC NU yang telah mendapatkan klasifikasi dasar dari PBNU diharapkan untuk segera meningkat dari klasifikasi dasar tersebut,“ tambahnya.(m29)

Waspada/Ist
Kyai Samian, S.Ag.M.A (3 dari kiri) bersama Kader NU dari Kab. Langkat saat menghadiri konferwil.

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE