Medan

Medan Tanggap Darurat Bencana Hingga 11 Desember, Wali Kota Fokus Kondisi Warga

Medan Tanggap Darurat Bencana Hingga 11 Desember, Wali Kota Fokus Kondisi Warga
Wali Kota Medan, Rico Waas saat meninjau banjir. Waspada.id/ist
Kecil Besar
14px

MEDAN (Waspada.id): Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas akhirnya menetapkan status Tanggap Darurat Bencana untuk Kota Medan. selama 14 hari, yakni mulai dari tanggal 27 November hingga 11 Desember 2025.

Hal itu ditetapkan Rico Waas berdasarkan Keputusan Wali Kota Medan No.188.44/15.K yang diunggah Dikmas Kominfo Kota Medan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

IKLAN

“Penetapan status Tanggap Darurat Bencana kita lakukan hingga 11 Desember 2025. Langkah ini perlu untuk kita ambil agar penanganan bencana di Kota Medan dapat lebih fokus dan cepat,” ucap Rico Waas kepada wartawan, Minggu (30/11/2025).

Rico menyebut pada masa Tanggap Darurat Bencana ini, Pemko Medan akan berfokus pada penanganan terhadap masyarakat yang masih terdampak bencana banjir, terkhusus kepada warga yang masih berada di lokasi-lokasi pengungsian.

“Pertama kita fokus membenahi kondisi masyarakat yang masih terdampak dulu, sebab saat ini masih ada wilayah yang tergenang sehingga masih ada masyarakat yang berada di pengungsian. Kita terus memberikan mereka bantuan, khususnya suplai makanan dan kebutuhan lainnya, selagi mereka menunggu banjir di rumahnya surut,” ujar Rico.

Di masa Tanggap Darurat Bencana ini, lanjutnya, Pemko Medan juga berfokus pada perbaikan  infrastruktur serta pembersihan lingkungan.

“Perbaikan infrastruktur harus diperbaiki secepatnya, khususnya yang berdampak langsung dengan pelayanan masyarakat. Untuk pembersihan lingkungan, saya sudah perintahkan perangkat di kecamatan dan kelurahan untuk segera melakukan aksi cepat,” katanya.

Rico juga mengatakan, dalam dua hari terakhir pihaknya masih berfokus pada penanganan banjir di wilayah Medan Utara. Sebab hingga saat ini kondisi banjir di Medan Utara masih belum surut total, sehingga Pemko Medan harus melakukan penanganan yang lebih serius di wilayah tersebut.

“Kemarin saya seharian di Medan Marelan, mulai dari Kelurahan Terjun sampai Kelurahan Paya Pasir. Disana rumah warga masih banyak yang tergenang, warga masih mengungsi. Ini akan kita pantau terus,” ungkapnya.

Selain di Medan Utara, genangan juga masih terjadi di Kecamatan Medan Sunggal, Medan Maimun, Medan Denai, dan ada beberapa wilayah lainnya, namun memang kondisinya tidak seperti di wilayah Medan Utara. “Tapi ini juga akan terus kita perhatikan,” tandasnya.

Dalam masa Tanggap Darurat Bencana di Kota Medan saat ini, Rico Waas meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Dinas Kesehatan, pihak kecamatan dan kelurahan, serta seluruh perangkat di lingkungan Pemko Medan untuk terus bekerja keras dalam menangani wilayah yang masih terkena bencana dan pasca terjadinya bencana.

“Untuk yang masih terkena bencana, ini harus terus diperhatikan suplai makanan dan kebutuhan lainnya. Untuk wilayah pasca bencana, ini harus diperbaiki infrastrukturnya serta dibantu proses pembersihan lingkungannya,” jelasnya.(id96)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE