Medan

Muhammadiyah Resmikan SPPG Tahap 3 Nasional Di UMSU, Abdul Mu’ti: Generasi Kuat Untuk Bangsa Maju

Muhammadiyah Resmikan SPPG Tahap 3 Nasional Di UMSU, Abdul Mu’ti: Generasi Kuat Untuk Bangsa Maju
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah yang juga Mendikdasmen) RI, Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed meresmikan SPPG Program MBM tahap 3 nasional di Kampus terpadu UMSU Jalan Dwikora, Pasar VI, Desa Saentis, Senin (16/2). Waspada.id/Ist
Kecil Besar
14px

MEDAN (Waspada.id): Sekretaris Umum PP Muhammadiyah yang juga Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed meresmikan Satuan Pelayanan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Muhammadiyah (MBM) tahap 3 nasional di Kampus terpadu Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Jalan Dwikora, Pasar VI, Desa Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, Senin (16/2).

Peresmian yang ditandai dengan pemukulan alat musik tradisional tagading dilakukan bersama Wakil Ketua Badan Gizi Nasional (BGN) RI, Irjen Pol Sony Sonjaya, Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya, B.Sc Ketua Koordinator Nasional (Koornas) MBM, Dr. M. Nurul Yamin serta Rektor UMSU Prof. Dr. Agussani, MAP,

Mendikdasmen Prof. Abdul Mu’ti dalam sambutannya mengutip ayat dalam Al-Qur’an mengenai pentingnya kekuatan fisik dan mental bagi umat Islam khususnya generasi masa depan.

“Orang mukmin yang kuat itu lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada orang mukmin yang lemah. Generasi kuat yang dimaksud adalah mereka yang memiliki kecerdasan, wawasan luas, dan jasmani yang sehat,” ujar Menteri.

Dia juga menegaskan Muhammadiyah sangat mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi prioritas Presiden Prabowo Subianto.

“Ada tiga tahapan krusial perkembangan manusia: pertama, 75 persen perkembangan otak anak terjadi saat janin di kandungan, kemudian masa golden age hingga 5 tahun, dan pemenuhan gizi setelahnya. Itulah mengapa Muhammadiyah tidak ragu mendukung program Makan Bergizi Gratis ini,” ujarnya.

Kemudian, Wakil Kepala BGN, Irjen Pol Sony Sonjaya menyampaikan bahwa program ini bukan hanya sekadar memberi makan, tapi satu perubahan mindest bagi bangsa Indonesia. Katanya, selama 13 bulan diimplementasikan sudah ada 60 juta penerima manfaat.

“Saya kagum dengan kesiapan infrastruktur di UMSU, SPPGnya sudah ada yang beroperasi, ada yang sedang pembangunan, ada rantai pasoknya juga. Setidaknya telah menyerap 47 tenaga kerja dari masyarakat sekitar dan melayani lebih dari 1.000 penerima manfaat. Terima kasih Muhammadiyah atas kiprahnya mendukung program ini,” ungkapnya.

Sementara, Wakil Gubernur Sumatera Utara, H. Surya, B.Sc., dalam arahannya menekankan bahwa program ini adalah investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia di Indonesia.

“Ini bukan sekadar meresmikan bangunan, tapi gerakan memastikan anak-anak dan ibu hamil mendapatkan gizi terbaik,” ujarnya.

Menurutnya kualitas suatu daerah ditentukan oleh kesehatan generasainya, “Mari gunakan bahan pangan lokal, jaga kualitas, dan lakukan pengawasan secara terbuka,” ajak Wagub.

Sedangkan Ketua Koordinator Nasional (Koornas) MBM, Dr. M. Nurul Yamin, mengungkapkan bahwa hingga saat ini telah diluncurkan total 221 SPPG Muhammadiyah di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, 126 unit sudah beroperasi penuh.

“Program ini sudah menjangkau 270 ribu jiwa penerima manfaat dan melibatkan 5.591 tenaga kerja yang mayoritas berasal dari kelompok kurang mampu. Ini adalah langkah nyata Muhammadiyah dalam pengentasan kemiskinan dan optimalisasi lahan produktif,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa tata kelola Makan Bergizi Muhammadiyah berpegang teguh pada tiga prinsip utama yaitu Zero accident, Profesional, dan Amanah.

Sebelumnya, Rektor UMSU Prof. Agussani dalam sambutannya, menjelaskan bahwa lokasi SPPG ini berada di lahan Kampus terpadu UMSU yang juga dipersiapkan sebagai lokasi Muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah 2027.

“Lahan ini milik Muhammadiyah bersertifikat BPN yang diterima langsung dari Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi pada masa itu,” ujarnya menjelaskan sekilas sejarah lahan UMSU.

Dia juga menyampaikan dukungan UMSU terkait program Makan Bergizi Gratis, “Alhamdulillah, UMSU melalui Koornas MBM diamanahi mengelola tiga SPPG; dua di Desa Saintis ini dan satu di Sibiru-biru. Kami tidak hanya menyediakan tempat makan,” ujarnya.

Pasok rantai yang diproduksi UMSU mulai daru perkebunan, kandang ayam, kolam ikan hingga pabrik air kemasan.

Terkait Muktammar 2027, Prof. Agussani juga melaporkan progres pembangunan infrastruktur di kampus terpadu yakni Auditorium Kemajuan sudah mencapai 35,50 persen, sementara Sport Hall Walidah sudah 50 persen.

“Insya Allah, Sport Hall Walidah akan selesai lebih awal untuk menyambut agenda besar kita di 2027.” ujarnya.

Selain pemukulan tagading, persmian juga ditandai dengan penandatanganan prasasti MBM, penyerahan buku berjudul “Makan Bergizi Gratis Perspektif Islam dan Pendidikan” serta foto bersama.

Turut hadir Staf Khusus Mendikdasmen Didik Suhardi, Ph.D, Tenaga Ahli Mendikdasmen, Dr. Azaki Khoirudin, S.Pd.I, M.Pd, Direktur Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat BGN Tengku Syahdana S.Kom., CRMO, Anggota DPRD Sumut Subandi, Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Deli Serdang, Drs. Hendra Wijaya, Wakil Ketua PWM Sumut Prof. Dr. Hasrat Efendi Samosir, M.A, Dr. H. M. Basir Hasibuan, M.Pd, Mahmud Yunus Daulay, Sekretaris PWM Sumut Irwan Syahputra, MA, PDM/PDA se-Sumatera Utara, para Wakil Rektor, Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Sumut, Muhammad Syarif Lubis.  para tokoh Masyarakat serta para Kepala UPT Kemendikdasmen. (wsp.id)


Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE