TAPANULI SELATAN (Waspada.id) – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Partai Kebangkitan Bangsa, Muniruddin Ritonga, S.H.I., M.Ag menggelar Reses II Tahun Sidang II 2025–2026 di Desa Perkebunan Simarpinggan, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Kamis (12/2).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Tarso, para tokoh masyarakat (hatobangon) seperti Saelan, Keliwon, dan Habibulloh Hasibuan, unsur Naposo Nauli Bulung (NNB), serta ratusan warga yang memanfaatkan momentum itu untuk menyampaikan langsung berbagai aspirasi.
Dalam sambutannya, tokoh masyarakat meminta warga tidak menyia-nyiakan kesempatan bertemu wakil rakyat. Mereka menyampaikan keluhan terkait tingginya harga pupuk, anjloknya harga karet, mahalnya sembako, serta harapan adanya bantuan pembangunan masjid di desa tersebut.
Kepala Desa Tarso menegaskan bahwa kehadiran anggota dewan bukan sekadar kunjungan, melainkan bagian dari tanggung jawab sebagai wakil masyarakat di tingkat provinsi. Ia berharap seluruh aspirasi yang disampaikan dapat diteruskan dan diperjuangkan dalam pembahasan resmi di DPRD Sumut.
Muniruddin Ritonga dalam pemaparannya menjelaskan bahwa reses merupakan kewajiban anggota dewan untuk menyerap dan memperjuangkan aspirasi konstituen di daerah pemilihan.
Ia menyebut dirinya bertugas di Komisi B yang membidangi sektor perekonomian, meliputi pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, perdagangan, koperasi dan UMKM, logistik pangan, energi, hingga pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Pertemuan ini bukan yang terakhir, tetapi menjadi awal silaturahmi kita. Aspirasi bapak dan ibu akan kami bawa dan perjuangkan sesuai kewenangan pemerintah provinsi,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa DPRD memiliki tiga fungsi utama, yakni legislasi (pembentukan peraturan daerah), anggaran (pembahasan dan persetujuan APBD), serta pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan pemerintah daerah.
Dalam dialog bersama warga, sejumlah aspirasi mengemuka, antara lain permohonan pembangunan jalan desa, perbaikan drainase sepanjang kurang lebih 200 meter, rehabilitasi masjid, penanganan titik tanah longsor, bantuan pembangunan sumur bor untuk kebutuhan air bersih, serta rehab Masjid Kampung Lalang Bawah (Masjid Nurul Yakin).
Menjelang penutupan kegiatan, Muniruddin menyampaikan apresiasi atas partisipasi masyarakat serta memohon doa agar dapat menjalankan amanah dengan baik, terlebih menjelang bulan suci Ramadan. Melalui reses tersebut, masyarakat berharap berbagai kebutuhan dasar desa dapat segera mendapat perhatian dan realisasi pembangunan dari pemerintah. (id126)











