Nama Wakil Wali Kota Dicatut Tipu BKM Ar Ridho Dalih Transfer Sumbangan 25 Juta

  • Bagikan
Nama Wakil Wali Kota Dicatut Tipu BKM Ar Ridho Dalih Transfer Sumbangan 25 Juta

MEDAN (Waspada): Aksi penipuan mengatasnamakan Wakil Wali Kota Medan, Aulia Rachman, terjadi pada Selasa (12/3), kepada Badan Kesejahteraan Masjid(BKM) Masjid Ar Ridho di Jalan Rakyat No.33 Kel.Sidorame Timur, Medan Perjuangan.

Hal ini disampaikan Ketua Nazir dan Wakaf,Nurhadi Ahmad Siregar terkait penipuan mengatasnamakan Wakil Wali Kota Medan.

Kata dia, awalnya menerima telpon dari seseorang yang mengaku Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman yang menyebut akan memberi bantuan ke masjid. Selanjutnya ditelpon lagi oleh seseorang yang mengaku Sekretaris Wakil Wali Kota. Selanjutnya meminta nomor rekening dan mengirim transfer sebesar 25 juta rupiah.

Tak lama berselang dia menelpon lagi dan menyebut kelebihan transfer, yang seharusnya hanya 15 juta rupiah. Sehingga meminta 10 juta rupiah dikembalikan segera karena akan dikirimkan untuk anak yatim yang sudah menunggu.

Nurhadi selanjutnya konfirmasi kepada sejawatnya untuk memastikan apakah transfer itu benar adanya, sebab untuk konfirmasi ke bank BSI, tidak bisa karena sedang libur. Akhirnya Nurhadi tidak mengindahkan lagi permintaan penelpon yang mengaku Sekretaris Wakil Wali kota.

Amati calon korban

Terpisah, Pengamat Media Sosial Ramdeswati Pohan menyebutkan, penipuan Transfer via ATM dan Mobile Bank berkedok kelebihan transfer dan lelang barang elektronik yang marak akhir-akhir ini. Hal itu erat hubungannya dengan kondisi psikologis calon korban.

Kata dia, pelaku penipuan yang kerap memakai foto profil rekan seprofesi korban (tentunya krn lebih dahulu si penipu mencuri akun rekan si korban sehingga berhasil melacak kontak lainnya) akhirnya berhasil memancing psikologis calon korban untuk mentransfer sejumlah uang hingga puluhan juta.

Menghadapi hal seperti ini yang sulit dihindari sebagai pengguna maniak android, masyarakat harus lebih waspada -:sebaiknya tidak menerima telepon ataupun membalas wa dari nomor tak dikenal apalagi sama sekali tidak terkait bisnis apapun (belanja online/olshop) misalnya. Karena selain menguatkan perlindungan diri sendiri, kita tidak bisa menggantungkan keamanan diri kita kepada siapapun dari tindakan buruk orang lain.

Kepolisian sejauh ini sifatnya hanya menerima laporan dari para korban tanpa tindakan cepat. Padahal laporan serupa sudah masif mereka terima.

Tentunya selain kejadian seperti ini harus terus diberitakan agar warga makin waspada, pihak kepolisian diharapkan bertindak lebih tegas, bekerjasama dengan pihak bank misalnya, karena dari beberapa kejadian yang berjarak cukup panjang (antar korban) pelaku masih menggunakan akun yang sama dengan pemilik rekening bank yang sama pula, artinya mereka tidak menutup akun banknya setelah melakukan penipuan.

Benar tipuan

Sebelumnya Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman saat dikonfirmasi Waspada.id, mengakui jika benar yang menghubungi Nurhadi Siregar dari BKM Ar Ridho adalah penipu.

“Benar hal itu adalah tipuan. Saya berharap masyarakat tetap berhati-,hati akan modus penipuan yang marak saat ini,” katanya.(m22/m29)

  • Bagikan