OK Azhari: Insan Pers Diharap Kawal Dan Jaga Proses Pemilu 2024

  • Bagikan
CALON legislatif DPRD Sumut Dapil III Deli Serdang dari Partai Gerindra, OK Azhari SE. Waspada/Ist
CALON legislatif DPRD Sumut Dapil III Deli Serdang dari Partai Gerindra, OK Azhari SE. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Calon legislatif DPRD Sumut dari Partai Gerindra OK Azhari SE (foto) berharap kepada seluruh insan pers yang ada di Indonesia, termasuk di Sumatera Utara untuk menjaga dan mengawal proses pemilihan umum (Pemilu) 2024.

“Kita harap kawan-kawan pers untuk terus mengawal mengawal dan menjaga proses Pemilu 2024 agar berjalan dengan jujur dan adil,” kata OK Azhari kepada Waspada di Medan, Sabtu (10/2).

Caleg Dapil III Deli Serdang dari Partai Gerindra No urut 7 ini merespon Hari Pers Nasional 2024 dan HUT ke-78 PWI, yang diperingati pada 9 Februari 2024, dengan mengusung tema “Mengawal Transisi Kepemimpinan Nasional dan Menjaga Keutuhan Bangsa”.

Menurut mantan anggota DPRD Medan ini, baginya insan pers ibarat dua mata uang yang tidak terpisahkan. “Waktu jadi anggota dewan, saya selalu dekat dengan teman-teman wartawan, ngobrol bareng, ya hampir tak ada jarak,” katanya.

Kendati demikian, OK Azhari terus mengajak kepada jajaran pers untuk senantiasa mengedepankan sikap mental sebagai jurnalis yang profesional dengan selalu objektif, bebas dari pengaruh pihak manapun, jujur dan loyal terhadap rakyat.

Apalagi jepang Pemilu 2024, OK Azhari mengajak media dari berbagai platform, baik cetak, elektronik, maupun online dan radio,  untuk mengawal dan menjaga proses pemilihan di ajang pesta demokrasi itu, dengan menyajikan informasi berkualitas, aktual terpercaya dan berimbang.

Di era kemajuan digital, menurutnya informasi terus mengalir deras hingga berpotensi memunculkan berita bohong atau hoaks. Maka dari itu, dia mengajak insan pers untuk mengedepankan praktik jurnalistik yang sehat sebagai pilar keempat demokrasi yang harus menjunjung tinggi integritas.

“Jadilah kontrol sosial yang membangun dan bernilai manfaat,” ujar pria kelahiran Medan, 6 Januari 1961 itu.

Dengan kontrol sosial itu, Pemilu diharapkan dijauhkan dari tindak kecurangan dan intimidasi dari oknum yang tidak bertanggungjawab,

OK Azhari berpendapat, kehadiran pers sebagai penjaga demokrasi sangat relevan, mengingat pelaksanaan Pemilu 2024 sudah di depan mata. Ia juga mengajak media massa dan insan pers mengamalkan jurnalisme sehat dan jurnalisme damai demi terjaganya demokrasi di Indonesia.

Sebagai penyambung informasi, dia menilai insan pers wajib berpihak kepada kebenaran. Menurutnya pun masyarakat berhak mendapatkan informasi yang akurat dalam pesta demokrasi lima tahunan Indonesia. (cpb)

  • Bagikan