Medan

Pagelaran Dan Pameran Buku “Buku Tak Pernah Lapuk” Digelar Di Medan

Pagelaran Dan Pameran Buku “Buku Tak Pernah Lapuk” Digelar Di Medan
Ketua SATUPENA Sumatera Utara, Dr Shafwan Hadi Umry. Waspada.id/ist
Kecil Besar
14px

MEDAN (Waspada.id): Pagelaran dan Pameran Buku bertajuk “Buku Tak Pernah Lapuk” akan digelar pada 27 hingga 29 Januari 2026 di Aobi Cave Siba Jl.Singgalang No.1 Medan (belakang Hotel Daksina) SM Raja.

Kegiatan ini diselenggarakan atas kerja sama Pengurus Badan Koordinasi Pembangunan Masyarakat Pantai Timur (Badko PMPT) Sumut dan SATUPENA sebagai upaya memperkuat budaya literasi serta minat baca masyarakat, khususnya generasi muda di Sumut.

Ketua SATUPENA Sumut, Dr Shafwan Hadi Umry, mengatakan kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang temu antara penulis, penerbit, pegiat literasi, dan pelajar untuk menegaskan bahwa literasi cetak tetap relevan di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

“Buku tidak pernah kehilangan maknanya. Literasi cetak justru harus berjalan berdampingan dengan literasi digital agar masyarakat memiliki kedalaman berpikir sekaligus kemampuan beradaptasi dengan zaman,” ujar Shafwan di Medan, Sabtu (24/1).

Rangkaian kegiatan akan diisi dengan diskusi literasi SATUPENA Sumut bersama AOBI Cafe yang mengangkat topik “Masa Depan Literasi Cetak Berdampingan dengan Literasi Digital”.

Diskusi ini menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Fosad/Sulaiman Sambas, Dr. M. Ali Pawiro dari SATUPENA, serta Syarifuddin Siba, S.H, yang akan membahas tantangan dan peluang dunia literasi dari berbagai perspektif.

Selain diskusi, pengunjung juga dapat menikmati pameran buku yang diisi oleh berbagai stand, di antaranya Toko Buku Walisongo, Penerbit Mitra, Balai Bahasa Sumatera Utara, Pusat Dokumentasi T. Luckman Sinar, Forum Sastrawan Deli Serdang, serta karya-karya buku penulis SATUPENA Sumut.

Selain itu, acara diskusi buku diramaikan dengan baca puisi dari Mahasiswa FKIP UISU.

Shafwan menambahkan, kegiatan ini turut mengundang siswa-siswi SMP dan SMA di Kota Medan sebagai bagian dari upaya menumbuhkan kecintaan terhadap buku dan literasi sejak dini.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap lahir kesadaran kolektif bahwa buku tak pernah lapuk oleh waktu. Ia tetap hidup, relevan, dan menjadi fondasi penting bagi peradaban,” pungkasnya.

Pagelaran dan Pameran Buku “Buku Tak Pernah Lapuk” terbuka untuk umum dan diharapkan menjadi agenda literasi yang mempertemukan gagasan, karya, dan semangat membaca di Sumatera Utara. (rel)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE