MEDAN (Waspada.id): Penyelesaian masalah banjir di Kota Medan tetap menjadi perhatian serius bagi Ketua Komisi IV DPRD Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak. Politisi PDIP itu tampak fokus dan peduli disetiap kesempatan bagaimana mengantisipasi banjir dan berharap Kota Medan bebas banjir.
Seperti pada kesempatan pertemuan singkat di kantor Balai Kota Medan bersama Wali Kota Medan Rico Waas, anggota DPRD RI Muhammad Lokot Nasution, anggota DPRD Medan Ahmad Affandi, BBWS Sumatera II dan sejumlah OPD jajaran Pemko Medan serta stakeholder, Selasa (10/2/2026).
Dipertemuan itu, Paul menyampaikan sejumlah poin penting kepada Pemko Medan agar meningkatkan koordinasi dengan Pemprovsu dan pemerintah pusat serta BBWS Sumatera II yang difasilitasi dengan Lokot Nasution serta seluruh anggota DPRD Sumut dan DPR RI asal daerah pemilihan Kota Medan.
Koordinasi itu, kata Paul, untuk merealisasikan normalisasi dan perbaikan tanggul 5 sungai di Kota Medan. Sebab, kolaborasi itu sangat penting apalagi soal anggaran. “Anggaran dari APBD Kota Medan sangat terbatas. Maka perlu bantuan anggaran dari pusat. Dan Pemko Medan pun kiranya dapat terbuka soal kemampuan keuangan,” sebut Paul.
Terkait hal itu, Paul menyampaikan harapannya kepada Lokot Hasibuan serta anggota parlemen lainnya. Secara bersama sama dapat memfasilitasi serta memperjuangkan tambahan anggaran untuk perbaikan 5 sungai di Kota Medan.
“Kita dengar untuk anggaran perbaikan/normalisasi 1 sungai membutuhkan biaya Rp1,5 triliun. Untuk 5 sungai menghabiskan Rp7,5 triliun. Tentu APBD Pemko Medan tidak sanggup maka perlu bantuan pusat,” ucap Paul.
Paul berharap tentunya dengan meningkatkan komunikasi secara intens kepada semua pihak akan mendapat solusi. “Mulai saat ini mari kita maksimalkan koordinasi dengan memulai tahap demi tahap,” harapnya.(id96)











