Pemilu Di Lapas Medan Bernuansa Valentine

  • Bagikan
KEPALA Lapas Kelas I Medan Maju Amintas Siburian (kanan) tampak menggunakan baju berwarna pink bersama para pegawai, Rabu (14/2). Waspada/Rama Andriawan
KEPALA Lapas Kelas I Medan Maju Amintas Siburian (kanan) tampak menggunakan baju berwarna pink bersama para pegawai, Rabu (14/2). Waspada/Rama Andriawan

MEDAN (Waspada): Ada yang berbeda dengan pelaksanaan Pemilu di Lapas Kelas I Medan, Rabu (14/2). Tidak seperti biasanya, para petugas KPPS dan pegawai tampak memakai baju berwarna pink.

Menurut Kepala Lapas Kelas I Medan, Maju Amintas Siburian, tema bernuansa pink sengaja mereka gunakan, karena tanggal pelaksanaan Pemilu 2024 bersaman dengan hari valentine atau hari kasih sayang yang sama-sama bertepatan di 14 Februari.

“Karena ini bersamaan di hari valentine, kita buatlah suasananya baju pink. Artinya ini hari kasih sayang. Ada kelembutan dan cinta kasih kedamaian. Termasuk di pemilu ini, walaupum berbeda pilhan tapi kita harus tetap bersatu dan saling menumbuhkan rasa cinta, tanpa ada konflik,” kata Maju.

Awalnya, mereka ingin menggunakan pakaian adat Indonesia. Namun, karena tanggal 14 juga dimaknai hari kasih sayang, akhirnya dipilih menggunakan baju warna pink.

“Ini kan cinta dan kasih sayang, makanya kita ambil momen ini. Pertama kita mau pakaian adat, tapi karena ini tanggal 14, bersamaan valentine kami berubah jadi pakaian pink,” ujarnya.

Ia menambahkan, untuk di Lapas Kelas I Medan ada 8 TPS yang digunakan, dengan total petugas sebanyak 214 orang.

“Mereka ini ada yang bertugas di TPS, ditambah lagi petugas pengamanan dan yang mengarahkan,”pungkasnya.

Sebelumnya, sebanyak 2.262 warga binaan di Lapas Medan telah memberikan hak suaranya untuk Pemilu baik Presiden, DPR, DPRD dan DPD.(m32)

  • Bagikan