Medan

Pertamina Didesak Pastikan Stok BBM Cukup Pasca Bencana Alam Di Sumut

Pertamina Didesak Pastikan Stok BBM Cukup Pasca Bencana Alam Di Sumut
Antrean panjang masyarakat yang mengisi BBM di SPBU Batangkuis, Deli Serdang, Minggu (30/11) sore pukul 16.48 WIB.Waspada.id/partono budy
Kecil Besar
14px

MEDAN (Waspada.id):  Anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi PAN, Rudi Alfahri Rangkuti, menegaskan pentingnya PT Pertamina (Persero) melalui PT Patra Niaga selaku pihak yang bertanggung jawab dalam pendistribusian dan pemasaran bahan bakar minyak (BBM), untuk memastikan ketersediaan stok BBM tetap aman dan cukup. 

Pernyataan ini disampaikan menyusul terjadinya kelangkaan BBM di sejumlah wilayah pasca bencana alam yang melanda beberapa kabupaten/kota di Sumut pekan ini.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

IKLAN

Dalam sambungan telepon kepada Waspada.id dari Medan, Minggu (30/11), Rudi menyatakan kekhawatirannya terhadap kondisi saat ini.

“Kita minta PT Pertamina dan jajarannya untuk serius mengantisipasi dan memastikan bahwa BBM, terutama jenis Pertalite dan Pertamax, tersedia secara cukup untuk didistribusikan ke seluruh SPBU di daerah ini,” katanya.

Kelangkaan BBM yang terjadi diduga sebagai dampak dari lambatnya pasokan akibat bencana banjir dan tanah longsor yang melanda 17 kabupaten/kota di Sumut.

Akibatnya, antrean panjang terlihat mulai Jumat hingga Minggu siang di berbagai SPBU. Hal ini tentu saja menimbulkan keresahan masyarakat karena kebutuhan bahan bakar menjadi sangat mendesak untuk menjalankan aktivitas sehari-hari serta mendukung perekonomian lokal.

Sebagai anggota Komisi B DPRD Sumut yang membidangi energi dan sumber daya mineral, Rudi juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap situasi tersebut.

Ia turut berbelasungkawa atas musibah yang menyebabkan kerugian besar tak hanya dari segi korban jiwa tetapi juga infrastruktur jalan yang rusak parah. “Namun di tengah situasi darurat ini, PT Pertamina harus sudah melakukan antisipasi sejak dini agar distribusi BBM tidak terganggu,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa seharusnya perusahaan pelat merah tersebut memiliki strategi cadangan dan stok minimal yang mampu mengatasi lonjakan permintaan saat terjadi bencana alam atau kejadian luar biasa lainnya.

“Ketersediaan BBM merupakan kebutuhan pokok yang sangat vital bagi masyarakat dan perekonomian daerah,” ujarnya.

Anggota DPRD Sumut, Rudi Alfahri Rangkuti. Waspada.id/ist

Rudi juga menekankan bahwa Komisi B DPRD Sumut akan segera mengundang manajemen Pertamina dalam waktu dekat guna mendapatkan pembaruan terbaru mengenai kondisi pasokan BBM serta mencari solusi terbaik agar masalah kelangkaan tidak berlarut-larut.

Ia berharap langkah koordinatif ini dapat mempercepat penanganan dan memastikan rakyat tidak semakin resah akibat kekurangan bahan bakar. (id06)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE