Polisi Rekonstruksi Kasus Pembakaran Deni Pratama Hingga Tewas

Satu Tersangka DPO

  • Bagikan
Polisi Rekonstruksi Kasus Pembakaran Deni Pratama Hingga Tewas

MEDAN (Waspada): Polsek Percut Seituan menggelar rekonstruksi kasus pembakaran terhadap Deni Pratama ,23, hingga tewas, di Mako Polsek Percut Seituan, Jumat (23/2) sekira pukul 10.30 WIB.

Pantauan wartawan di lokasi, rekonstruksi yang dipimpin oleh Aipda Saragih dan dihadiri Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Cabjari Labuhandeli menghadirkan tersangka SS alias Leo, peran pengganti tersangka EN (DPO) dan sejumlah saksi.

Pada adegan pertama, pada Rabu 25 Oktober 2023 sekira pukul 13.00 WIB korban almarhum Deni Pratama sedang bertengkar mulut dengan tersangka DPO ES di Jl. Pipit VII Kelurahan Kenangan Baru Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Seituan, lantaran menuduh korban mencuri HP milik EN.

Pada adegan kedua, tersangka SS alias Leo dipanggi oleh saksi Lumban Hendrik Panggabean alias Ucok yang berada dekat lokasi kejadian sekitar kurang lebih 6 meter untuk minta tolong membelikan minyak untuk sepedamotornya. Adegan ketiga, keempat dan kelima SS alias Leo menerima uang Rp 12.000 dari Lumban, lalu membeli 1 botol minyak pertalite milik saksi Adol Prian Chaniago, kemudian membawanya ke lokasi dan menyerahkannya kepada Lumban.

Adegan keenam, pada saat terjadi percekcokan antara EN dengan korban, tersangka SS alias Leo mengatakan kepada EN agar menyiramkan minyak supaya korban mengaku. Pada adegan ketujuh dan kelapan, EN mengambil minyak dari tangan SS alias Leo dan menyiramkannya ketubuh korban. Adegan ke sembilan dan sepuluh, usai menyiramkan minyak, EN mengambil mancis dari saku celananya dan langsung membakar tubuh korban.

Pada adegan ke sebelas dan duabelas, korban Deni berlari kesana-sini serta masuk ke rumah warga untuk mencari air dengan maksud memadamkan api di tubuhnya. Adegan tigabelas, korban keluar dari rumah warga dengan kondisi basah dan api mulai padam, sehingga saksi Aidil dan warga menolong korban dengan mengambil kain dan dibalutkan ke tubuh korban.

Adegan empatbelas, saksi Aidil, M Putra, Hutasuhut dan DPO HN serta warga lainnya membawa korban ke Klinik Magdalena tak jauh dari lokasi kejadian. Adegan terakhir, pihak klinik menolak korban sehingga dia dibawa warga dan HN ke RS Muhammadiyah dengan menumpangi becabdan dirawat beberapa hari. Namun korban akhirnya dirujuk ke RS Mitra Sejati, dan pada 31 Oktober 2023 sekira pukul 11.45 WIB korban meninggal.

Kapolsek Percut Seituan Kompol Jhonson Mangara Sitompul ketika dikonfirmasi mengatakan rekonstruksi hari ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang terjadinya tindak pidana dengan jalan memperagakan kembali.

“Rekonstruksi yang dihadiri JPU juga dapat digunakan untuk menguji persesuaian keterangan para saksi atau tersangka,” ungkap Kapolsek.(m27)

Waspada/Andi Aria Tirtayasa

Tersangka EN (masih DPO/diperankan orang lain) saat hendak menyiramkan minyak bensin ke tubuh Deni Pratama saat pelaksanaan rekonstruksi di halaman Polsek Percut Seituan, Jumat (23/2).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *