Polisi Tembak Residivis Pembobol Rumah

  • Bagikan
PELAKU pencurian berinisial JP,33, warga Jl. Titipapan Gg Persatuan Kel Seikambing D Kecamatan Medan Petisah. Waspada/ist
PELAKU pencurian berinisial JP,33, warga Jl. Titipapan Gg Persatuan Kel Seikambing D Kecamatan Medan Petisah. Waspada/ist

MEDAN (Waspada): Unit Reskrim Polsek Medan Baru menembak seorang residivis pembobol rumah dan curi besi pagar rumah yang kerap meresahkan warga masyarakat Kecamatan Medan Petisah.

Pelaku pencurian berinisial JP,33, warga Jl. Titipapan Gg Persatuan, Kelurahan Seikambing D, Kecamatan Medan Petisah, Selasa (12/3) mendekam dalam sel Polsek Medan Baru.

Kapolsek Medan Baru Kompol Yayang Rizki Pratama SIK mengatakan, pelaku diberikan tindakan tegas terhadap kedua kakinya, karena berusaha melawan petugas dengan menggunakan 1 bilah pisau yang ada di pinggang pelaku sebelah kiri.

“Pelaku ditangkap pada Minggu tanggal 10 Maret 2024 mukul 20.30 WIB. Bermula dari adanya informasi keberadaan pelaku di Jl. Titi Papan Gang Persatuan Lorong Abadi, dengan ciri ciri sedang duduk duduk di kursi dan tidak memakai baju serta badan bertato,” ujar Kapolsek Medan Baru, Selasa (12/3).

Kapolsek menyebutkan pelaku melakukan aksinya di dua dua lokasi yang sama di Jl. Titi Papan Gang Persatuan Kel. Seikambing D pada Senin 25-12-2023 dan Minggu 3-03-2024 dengan korban yang berbeda.

Berbekal informasi yang diterima atas keberadaan pelaku, personel dipimpin Kanit Reskrim AKP Harjuna Bangun Sos MH dan Panit Reskrim Ipda Khairi Maulana melakukan penangkapan terhadap pelaku.

“Setelah berhasil diamankan, pelaku dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan tim medis dan selanjutnya pelaku dibawa ke kantor Polsek Medan Baru untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Dari tangan pelaku, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa 4 buah besi pagar, 1 buah Ampek TV, 4 buah potongan besi, dan 1 potong celana hitam yang pada saat digunakan melakukan pencurian.

“Pelaku ini merupakan residivis kasus pencurian dan pembobolan rumah warga. Pada tahun 2021 baru bebas dari Lembaga Pemasyarakatan dengan kasus pencurian yang sama. Kemudian pada Desember tahun 2023 dan Maret 2024, pelaku JP mengakui telah melakukan pencurian seorang diri dan menjual hasil curian tersebut ke tukang barang bekas di mana hasilnya untuk bermain judi slot,” ungkap Kapolsek.(m27)

  • Bagikan