Ponpes Tahfiz Az-Zaitunah Kumpulkan Donasi Untuk Palestina Rp. 19,1 Juta

  • Bagikan
Ponpes Tahfiz Az-Zaitunah Kumpulkan Donasi Untuk Palestina Rp. 19,1 Juta

MEDAN (Waspada): Pondok Pesantren Tahfizh Az-Zaitunah di Jl. Tuasan Medan, mengadakan acara Peduli Palestina & Tahsin Surat Al-Fatihah dengan mengundang Syekh Syaifuddin Asyur seorang ulama asal Gaza Palestina yang menguasai Qiroah Sepuluh, Minggu (10/12).

Hadir, Ketua Yayasan AKBP H. Marham Nasution, Pengawas Pesantren Dr. H. M. Tohir Ritonga, Lc. MA,Al-Hafizh M. Nasir Ritonga, Lc. Diplom, unsur Yayasan H. Armen Nasution dan Hj. Mangasih Yuslina Gurning.
hadir pula Ustadz Kota Medan diantaranya Ustadz Ghumriadi Tambunan, S. Sos., S. Pd. dan H. Hamdi Al-Ghifari, Lc, Darul Arifin, S. Pd. I, M. Aditya Sitorus dan Pengurus Komunitas Pencinta Ulama (KPU) Sumut.

Ketua Yayasan AKBP H. Marham Nasution mengatakan,kegiatan ini bentuk kepedulian terhadap Palestina yang sampai sekarang masih menghadapi tekanan lahir batin dari zionis Israel. Sebagai bentuk kepedulian terhadap saudara sesama muslim, maka sangat penting memberi perhatian yang diperlukan, yakni materi.

“Maka, kegiatan penggalangan dana untuk Palestina ini diharapakan bisa meringankan sedikit beban masyarakat Palestina yang membutuhkan bantuan materi dan doa-doa kita agar mereka bisa melewati masalah yang sangat berat ini,”ujarnya.

Marham Nasution juga menjelaskan bahwa Pesantren Az-Zaitunah, memberi pendidikan dan pengetahuan secara eklusif untuk siswa. Hal ini ditandai giatnya siswa menghafal Alquran bahkan sudah ada santri yang hafizh 30 juz. Bukan hanya jadi tahfiz tetapi lulusannya sudah ada yang menjadi TNI.

“Semua santri yang sudah hafal 30 juz akan dibantu untuk masuk daftar menjadi Polri atau TNI,” ujarnya.

Sedangkan Pengawas Pesantren Dr. H. M. Tohir Ritonga, Lc. MA menyebutkan, kegiatan ini tidak terlepas dari kepedulian umat Islam yang tidak boleh acuh dengan kejadian di Palestina.

“Karena sesama umat Islam harus saling membantu,”ujarnya sembari menyebutkan Pesantren Az-Zaitunah merupakan Pesantren Tahfizh yang akan mencetak calon Ulama dan Umara’ di masa akan datang.

Sedangkan Al-Hafizh M. Nasir Ritonga, Lc. Diplom menyampaikan bahwa Pesantren Az-Zaitunah mengambil berkah dari nama Kampus Islam yang tertua di dunia yaitu kampus Az-Zaitunah di Tunisia.

Dalam acara tersebut terkumpul donasi untuk rakyat Palestina sebanyak Rp. 19.150.000.(m22)

Waspada/ist
Pengurus Yayasan Pesantren Tahfizh Az-Zaitunah bersama santri dan ulama poto bersama.

.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *