Ponpes Tahfiz Darul Qur’an Peringati Israk Mikraj Dan Sambut Ramadhan

  • Bagikan
Ponpes Tahfiz Darul Qur'an Peringati Israk Mikraj Dan Sambut Ramadhan

MEDAN (Waspada): Yayasan Pondok Pesantren Darul Qur’an di Dusun I Desa Bandar Klippa Percut Sei Tuan, Deliserdang, melaksanakan Israk Mikraj Nabi Muhammad SAW, sekaligus menyambut Bulan Suci Ramadhan, Kamis (7/3).

Acara berlangsung penuh khidmat dihadiri ribuan santri dan para pendidik serta undangan.

Tampak hadir, Ketua Yayasan Ketua Umum Yayasan Hj. Erli Hamimah, Direktur Ponpes Tahfiz Darul Qur’an, Muhammad Zen Alhudawi Lc, Pengawas Yayasan Prof.Dr.Hasan Bakti MA, Pentausiyah, Al Ustad Tuan Guru Dr.Zikmal MA.

Dalam keterangannya,  Direktur Ponpes Tahfiz Darul Qur’an, Muhammad Zen Alhudawi Lc, menyebutkan, kegiatan Israk Mikraj Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren ini digelar setiap tahun.

Hal itu sangat penting guna mengambil iktibar dari perjalanan Israk Mikraj Nabi Muhammad SAW.

Selain itu lanjutnya, dalam pelaksanaan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW sekaligus menyambut Kedatangan Bulan Suci Ramadhan 1445 H, alhamdulillah Pondok Pesantren Tahfizh Darul Qur’an berhasil mengundang Tuan Guru Babusalam Basilam Langkat Syekh Dr. Zikmal Fuad Mursyid, MA beserta khalifah-khalifahnya.

“Ahamdulillah, kedatangan Tuan Guru Besilam di Ponpes Tahfizh Darul Qur’an dalam acara Isra Mikraj tahun ini tentu akan membawa perubahan dari sisi Akhlak, Adab dan Sopan Santun, terlebih lagi yang datang adalah Tuan Guru Besilam pastinya membawa keberkahan untuk Ponpes Tahfizh Darul Qur’an,” ujarnya.

Terhadap para santri Muhammad Zen Al-Hudawi dalam bulan Ramadhan berharap agar  santri Darul Qur’an dapat melaksanakan ibadah puasa, dengan tetap semangat dalam menghafal Al Qur’an dan melaksanakan ibadah dan amal shaleh agar semakin dekat dengan Allah SWT.

Al Ustad Tuan Guru Babusalam Basilam Langkat Syekh Dr. Zikmal Fuad Mursyid, MA dalam ceramahnya memaparkan perjalanan Nabi Muhammad saat Israk Mikraj. 

Di langit pertama bertemu dengan Nabi Adam As, kala itu Nabi Muhammad SAW mengucapkan salam kepada Nabi Adam As. Sebaliknya, Nabi Adam As juga membalas salam Nabi Muhammad SAW.

Di langit kedua, Nabi Muhammad SAW bertemu Nabi Yahya As serta Nabi Isa As. Kemudian di langit ketiga, Nabi Muhammad SAW dan Malaikat Jibril bertemu Nabi Yusuf As.

Nabi Yusuf yang sangat tampan dan banyak dikagumi pada zamannya. Padahal Nabi Muhammad juga jauh lebih tampan yang wajahnya penuh dengan cahaya.

Di langit keempat Nabi Muhammad SAW juga bertemu dengan Nabi Idris As. Kemudian pada langit kelima, Nabi Muhammad SAW bertemu dengan Nabi Harun As.

Pada langit keenam, Nabi Muhammad SAW bertemu dengan Nabi Musa As. Saat itu, Nabi Musa As menangis karena Nabi Muhammad SAW memiliki umat yang paling banyak masuk surga, melampaui dari umat Nabi Musa.

Terakhir di langit ketujuh Nabi Muhammad SAW bertemu dengan Nabi Ibrahim As. Kemudian Nabi SAW naik menuju Baitul Makmur, yaitu baitullah di langit ketujuh yang arahnya lurus dengan Ka’bah di bumi. 

Setelah itu masuklah Nabi Muhammad ke Sidratul Muntaha bertemu Allah SWT, dan menerima perintah shalat yang awalnya 50 waktu sehari semalam hingga akhirnya 5 waktu sehari semalam. Setelah Nabi Muhammad mendengar saran dari Nabi Musa As.

Acara diakhiri dengan silaturahmi bersama dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan. (m22)

Waspada/Anum Saskia
Al Ustad Tuan Guru Babusalam Basilam Langkat Syekh Dr. Zikmal Fuad Mursyid, MA saat menyampaikan tausiyah.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *