MEDAN (Waspada): Prof Amien Rais menegaskan kondisi negara saat ini sudah sangat parah. Rakyatnya sendiri digusur dan kekayaan alam bukan dinikmati oleh rakyat melainkan dibawa ke luar negeri.
“Apa masalah yang kita hadapi sekarang? Banyaknya masalah karena ketidakmauan pemerintah sekarang ini untuk memegang teguh UUD 1945 secara murni dan konsekuen,” tegas Prof Amien Rais saat menyampaikan tausiyahnya pada acara Tabliq Akbar bertajuk, Merawat NKRI, Tolak Paham Komunis dan Penggusuran Rakyat di Masjid Nurul Hidayah Komplek MMTC Jl. Williem Iskandar Pasar V Timur Desa Medan Estate Kecamatan Percut Seituan, Kamis (12/10).
Tokoh nasional itu menambahkan, kondisi perekonomian saat semakin parah, apalagi kekayaan sumber daya alam yang seharusnya dikuasai negara untuk kesejahteraan rakyatnya namun kekayaan tersebut diserahkan dan dinikmati oleh pihak lain.
‘Berdasarkan UUD 1945, perekonomian diatur dan dikuasai negara untuk kesejahteraan rakyatnya. Faktanya saat ini, semua hasil sumber daya alam dibawa oleh pihak asing,” sebut mantan ketua MPR RI ini seraya menyebutkan bahwa kita tidak punya apa-apa lagi.
“Berdoa adalah senjata kaum mukmin. Allah Akbar,” pungkas Amien Rais.
Tabliq akbar tersebut juga dihadiri Tuanku Muhammad Fauzi Raja Metar Bilad Deli XI, Dr Ing H Ridho Rahmadi, Ketua Kenaziran Masjid Nurul Hidaya Sudirman Timsar Zubil dan ratusan jamaah dari berbagai majelis taklim.
Raja Metar Bilad Deli XI Tuanku Muhammad Fauzi juga mengingatkan generasi muda terhadap bahaya laten komunis.
“Jangan sampai komunis bangkit lagi di negeri ini. Musuh kita bersama adalah mencegah bangkitnya komunis di negeri ini. Tolak komunisme dan neo kolonialisme,” teriak Raja Metar Bilad Deli XI.(m27)
Waspada/Andi Aria Tirtayasa
Prof Amien Rais saat menyampaikan tausiyahnya pada Tabliq Akbar Merawat NKRI dan Tolak Paham Komunis di Masjid Nurul Hidayah Jl. Williem Iskandar Komplek MMTC Desa Medan Estate Kecamatan Percut Seituan, Kamis (12/10).











