MEDAN (Waspada.id): Niat mau bakar-bakar ikan untuk menyambut Tahun Baru 2026, seorang Jurnalis Medan mengalami nasib naas. Sepeda motor yang ia gunakan sehari-hari untuk bekerja mencari berita hilang digondol maling.
Korban Husna Fadilla Tarigan, 28, warga Kabupaten Langkat, berprofesi sebagai wartawan Tribun Medan mengatakan peristiwa ini terjadi pada Kamis (1/1/2025) dini hari.
Saat itu ia sedang memarkirkan sepeda motor miliknya Honda Vario 150 BK 3192 RBB warna hitam di halaman teras kontrakannya di Jl. Cempaka 1, Kelurahan Padang Bulan, 2, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan.
Sepeda motor miliknya itu dilengkapi teknologi Key less Ignition System yang dianggap lebih aman dari aksi pencurian dan kejahatan, Namun sepeda motor ikut miliknya menjadi sasaran maling.
“Sudah saya kunci stang di depan kontrakan tadi malam. Ya, seperti biasa selalu aman karena sepeda motor ini punya teknologi key less, artinya pengamanannya lebih tinggi daripada motor lain yang tak menggunakan remote. Rupanya, malah sepeda motor saya juga jadi sasaran empuk,” ucap Husna, Kamis (1/1).
Pada Rabu (31/12/2025) sekitar pukul 21.47 WIB, Husna baru saja menyelesaikan pekerjaannya menulis berita bahan-bahan pokok jelang tahun baru.
Saat itu, sepeda motor miliknya masih terparkir rapi di depan kontrakan. Bahkan ia sempat cek sebentar sebelum akhirnya ikut sukacita bersama teman-teman mengadakan acara bakar ikan.
“Sekitar pukul 22.00 WIB, kami mulai bakar-bakar di belakang kontrakan bareng kawan-kawan pers juga. Usai makan bersama, tepat pukul 00.00 WIB ramai kembang api yang dihidupkan warga. Kami keluar rencana melihat kembang api dari depan kontrakan, saat itu juga kami menyadari bahwa motor saya sudah tidak ada di tempat,” ujar Husna syok tak menyangka sepeda motornya digondol maling.
Padahal malam yang mulanya diisi gelak tawa bersama teman-temannya ini berakhir dengan kepanikan.
Husna dan rekan-rekannya yang lain mencoba mencari keberadaan maling tersebut keliling di Jl. Setia Budi namun usaha pencarian itu tidak membuahkan hasilnya.
“Kami pikir mungkin masih berada di sekitar sini pencurinya, karena tak mudah membawa motor key less. Namun sudah ke sana ke mari kami keliling, mengecek CCTV warga, ke rumah kepling, tapi motor tak juga ditemukan,” bebernya.
Atas kejadian tersebut, Husna yang merasa keberatan akhirnya melaporkan kasus pencurian sepeda motor (curanmor) ini ke Polsek Sunggal.
“Saya berharap cepat ditangkap pelakunya. Karena motor ini satu-satunya yang saya punya dan mengantar saya keliling ke sana ke mari mencari berita,” lanjutnya.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sunggal, AKP Harles Richter Gultom saat dikonfirmasi mengatakan laporan korban sudah diterimanya maka akan dilakukan penyelidikan terhadap pelaku maling tersebut.
“Sudah masuk laporan sama kami laporan korban, akan kami lakukan pemeriksaan penyelidikan dan pengembangan,” pungkasnya.(id15)











