Medan

Rudi Alfahri Rangkuti Desak Pemprovsu Segera Perbaiki Tanggul Bocor Di Langkat

Rudi Alfahri Rangkuti Desak Pemprovsu Segera Perbaiki Tanggul Bocor Di Langkat
Anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Rudi Alfahri Rangkuti. Waspada.id/ist
Kecil Besar
14px

MEDAN (Waspada.id): Anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Rudi Alfahri Rangkuti, mendesak Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) segera melakukan perbaikan permanen terhadap tanggul dan benteng air yang bocor di sejumlah titik rawan banjir di Kabupaten Langkat, khususnya di Kecamatan Sei Batang Serangan, Hinai, dan Tanjung Pura.

Rudi menegaskan, kerusakan tanggul di wilayah tersebut menjadi pemicu utama meluapnya Sungai Wampu yang berulang kali menggenangi permukiman warga. Kondisi ini dinilai sangat membahayakan dan tidak boleh lagi ditangani dengan solusi sementara.

Ia menekankan, perbaikan tanggul harus segera dipercepat mengingat bulan Februari umat Islam akan menyambut bulan suci Ramadhan.

Menurutnya, jangan sampai masyarakat kembali dihantui trauma banjir seperti yang terjadi pada akhir November 2025 lalu, ketika ribuan warga terdampak dan aktivitas ibadah serta kehidupan sehari-hari terganggu.

“Perbaikan tanggul tidak bisa ditunda dan tidak boleh setengah-setengah. Harus permanen, bukan tambal sulam. Apalagi sebentar lagi masyarakat memasuki bulan Ramadhan, jangan sampai trauma banjir terulang seperti akhir November kemarin,” kata Rudi kepada Waspada.id, Jumat (9/1/2026).

Menurutnya, kebocoran tanggul di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Wampu, terutama di wilayah Sei Batang Serangan, Hinai, dan Tanjung Pura, telah berulang kali menyebabkan air sungai meluap ke rumah warga saat hujan deras. Kondisi tersebut diperparah oleh kerusakan pintu air, pendangkalan sungai, serta sedimentasi di saluran dan waduk yang menghambat aliran air.

Rudi menilai, penanganan darurat yang selama ini dilakukan warga dengan menutup tanggul jebol menggunakan goni berisi tanah dan pasir tidak dapat dijadikan solusi jangka panjang. Upaya tersebut dinilai rentan kembali jebol ketika debit Sungai Wampu meningkat.

“Kalau tanggul tidak diperbaiki secara struktural, setiap musim hujan warga di bantaran Sungai Wampu akan terus hidup dalam ancaman banjir,” ujar anggota dewan Dapil Sumut 12 Binjai-Langkat, itu.

Karena itu, Rudi mendorong Pemprovsu segera mengalokasikan anggaran khusus serta menurunkan alat berat dan tenaga teknis yang kompeten untuk mempercepat perbaikan tanggul.

Ia juga meminta pemerintah provinsi berkoordinasi dengan kementerian terkait agar penanganan dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Selain dukungan pemerintah, Rudi menyebut keterlibatan masyarakat dan pihak swasta tetap diperlukan dalam proses perbaikan di lapangan. Namun, ia menegaskan tanggung jawab utama pengamanan tanggul dan pengendalian banjir tetap berada di tangan pemerintah.

“Ini soal infrastruktur pengendali banjir. Negara harus hadir dan bertanggung jawab penuh,” tegasnya.

Rudi berharap, dengan perbaikan tanggul yang serius dan terencana di sepanjang Sungai Wampu, warga di Sei Batang Serangan, Hinai, dan Tanjung Pura dapat menjalani bulan Ramadhan dengan tenang tanpa kembali dibayangi ancaman banjir seperti yang terjadi pada akhir November 2025 lalu. (id06)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE