Medan

Rumah Tahfizh Qur’an Muslimin Medan Salurkan 1.000 Alqur’an Di Aceh Tamiang

Rumah Tahfizh Qur’an Muslimin Medan Salurkan 1.000 Alqur’an Di Aceh Tamiang
Rumah Tahfizh Qur'an Muslimin Medan,menyalurkan 1.000 Alquran berkat kolaborasi lintas lembaga atasi krisis mushaf pascabencana di Aceh Tamiang. Waspada.id/ist
Kecil Besar
14px

MEDAN (Waspada.id): Rumah Tahfizh Qur’an Muslimin Medan, menyalurkan 1.000 Alquran berkat kolaborasi lintas lembaga atasi krisis mushaf pasca bencana di Aceh Tamiang.

Selain itu, Rumah Tahfidz Quran Muslimin Medan bekerjasama  dengan beberapa lembaga  menyalurkan donasi  kepada masyarakat terdampak banjir di lima lokasi di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh.

Penyaluran ini merupakan kelanjutan dari aksi kemanusiaan sebelumnya sebagai bentuk komitmen lembaga dalam membantu pemulihan kondisi masyarakat pascabencana.

Pembina Rumah Tahfidz Quran Muslimin H. Ramlan, S. Ag, MA yang juga kepala Kantor Urusan Agama Kec. Medan Perjuangan, pada Rabu (7/1/2026) bersama Akhmad Siswadhi, ST selaku Sekretaris Nazir Wakaf didampingi Mudir Rumah Tahfidz Quran Muslimin Mhd Abdul Yunus, S.Pd (Alhafidz) dan beberapa guru agama Islam (satidz/ah), santri serta Kepala Kantor Lazismu Kampung Dadap Medan Aldi Desmet, SE  berhasil mengumpulkan donasi sebesar  Rp. 66.290.000,-  (Enam Puluh Enam Juta Rua Ratus Sembilan Puluh Ribu Rupiah).

Dana itu atas partisipasi para orangtua/wali murid dan para donatur, Donasi diberikan dalam bentuk 1.000 mushaf Alquran, Iqra, perlengkapan sholat (ukenah, Kain sarung, peci/obe, dan lilbab), kurma, air bersih.

Kemudian, edukasi kesehatan, trauma healing, speakter aktif, tikar, roti, obat-obatan, susu, selimut, kelambu, buku dan alat mewarnai, mainan anak-anak, bola, sembako, kalender RTQM 2026, masker, alat kebersihan, pelayanan kesehatan, tikar,  dan bantuan lain kepada korban banjir di sembilan lokasi terdampak di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh.

“Kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi lintas lembaga yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar dan spiritual masyarakat pascabencana. Kesembilan lokasi tersebut, di antaranya, Kota Lintang, Kualasimpang, Kampung Dalam, Kec. Karang Baru, Desa Lubuk Sidup, Kec. Sekerak, Desa Menanggini, Kec. Karang Baru, dan Desa Johar, Kec, Karang Baru, Aceh Tamiang, pada hari  Minggu, 4 Januari 2025,” ujar Ramlan.

Lanjutnya, donasi yang diberikan ke Desa Suka Jadi, akan disalurkan kembali oleh relawan Irfan dan Firdaus  ke beberapa lokasi di antaranya ke Desa Sekumur, Desa Tanjung Glumpang, Desa Manyak Peyed, dan Desa Rantau. Bahkan beberapa desa yang dituju, harus ditempuh menggunakan kapal boat sekitar 2 jam perjalanan.

Ramlan menambahkan, bahwa donasi  ini merupakan wujud kepedulian berkelanjutan terhadap masyarakat Aceh Tamiang.

“Kami ingin memastikan bahwa bantuan tidak berhenti disini saja, tetapi terus berlanjut hingga masyarakat benar-benar pulih. Terima kasih kepada seluruh orang tua/wali murid/santri dan seluruh donatur yang telah menyisihkan sebahagian rezekinya untuk diberikan kepada saudara saudara kita korban banjir bandang Aceh Tamiang. Semoga ini menjadi amal sholeh bagi kita semua dan Allah balas dengan rezeki berlipat ganda di dunia serta balasan  Syurga di akhirat kelak, jazakumullah kheir jaza’, Aamiin,” ujarnya.

Sementara itu, Akhmad Siswadhi   dan Aldi Desmet menambahkan bahwa bantuan yang disalurkan berasal dari donasi para orang tua/wali murid/wali santri dan para donatur lainnya diharapkan dapat memberikan manfaat nyata dan menguatkan semangat masyarakat.

“Semoga donasi ini menjadi penguat lahir dan batin serta membantu saudara-saudara kita bangkit dari musibah yang mereka alami,” kata Ahmad.

Abdul Yunus Menambahkan Bencana bukan hanya mengajarkan kepada kita arti saling menguatkan, di tengah kondisi yang tidak mudah bagi para korban banjir bandang Aceh Tamiang, uluran tangan dan kepedulian menjadi harapan bagi mereka yang terdampak.

Donasi ini difokuskan pada pemenuhan kebutuhan masyarakat yang masih mendesak, khususnya dalam mendukung aktivitas ibadah dan kehidupan sehari-hari warga.

Bantuan disalurkan secara langsung oleh Manajemen dan relawan Rumah Tahfiz Muslimin Medan ke titik-titik terdampak agar dapat diterima secara tepat sasaran.

Selain bantuan fisik, Rumah Tahfiz Muslimin Medan juga menghadirkan kegiatan makan bersama warga serta trauma healing sebagai bentuk penguatan psikososial bagi anak-anak penyintas banjir bandang.

Kegiatan ini bertujuan untuk menghadirkan suasana hangat, ceria, dan penuh kebersamaan agar anak-anak dapat kembali tersenyum, merasa aman, serta perlahan pulih dari trauma akibat bencana yang mereka alami.

Beberapa lembaga yang  turut berpartisipasi dalam mendukung acara ini, di antaranya Majelis Taklim XLSMART, Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sadaqah Muhammadiyah (LAZISMU) Kampung Dadap, SD Muhammadiyah 02, SMP Muhammadiyah 57, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kampung Dadap Medan dan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Kampung Dadap Medan, STIQ ZAD Cianjur, DKM Masjid Fatahillah Jakarta.

Puskesmas Sentosa Baru Medan, TK dan TPQ Aba V Kampung Dadap, Pengajian SMA Negeri 7 Medan, Majelis Taklim Al Hijrah SKH I, Al Faqih Center, Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kampung Dadap Medan, KUA Medan Perjuangan, dan Sekolah Inspriasi Bangsa di Aceh Tamiang.(id18)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE