MEDAN (Waspada.id): Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) memastikan akan melakukan penyesuaian terhadap alokasi dana rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera Utara (Sumut). Penyesuaian tersebut berpotensi menambah besaran anggaran yang dialokasikan untuk pemulihan wilayah terdampak bencana di provinsi tersebut.
Hal itu disampaikan Deputi Bidang Pembangunan Kewilayahan Kementerian PPN/Bappenas, Medril Zam, saat memimpin tim Satuan Tugas (Satgas) Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana bertemu dengan Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Senin (9/3/2026).
Medril menjelaskan bahwa besaran dana yang saat ini tercantum masih merupakan versi awal sehingga masih akan diselaraskan kembali dengan data yang dimiliki pemerintah daerah.
“Ini masih versi pertama, kita akan selaraskan kembali data dengan daerah dan membangun komunikasi yang lebih intens antara pusat dan daerah sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan,” ujarnya.
Ia menambahkan, Satgas masih terus melakukan pemutakhiran data bersama pemerintah provinsi yang terdampak bencana pada awal November tahun lalu. Hasil penyesuaian tersebut diharapkan dapat diterima semua pihak sekaligus mempercepat proses pemulihan bagi masyarakat terdampak.
“Harus benar-benar jelas dan hasilnya bisa diterima semua pihak, sehingga kita bisa membantu masyarakat yang terdampak bersama-sama secepatnya,” kata Medril.
Sementara itu, Gubernur Sumut Bobby Nasution menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut memiliki komitmen kuat untuk memulihkan kondisi masyarakat yang terdampak bencana. Ia berharap penyesuaian anggaran tersebut benar-benar dapat membantu percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi di daerah.
“Kami mohon sekali dana pemulihan pascabencana untuk Sumut dari pusat memenuhi kebutuhan yang ada di sini, mulai dari rehabilitasi hingga perbaikan infrastruktur. Kami sangat berharap masyarakat kami saat Lebaran nanti sudah kembali ke rumah masing-masing dan tidak lagi berada di pengungsian,” ujarnya.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Direktur Tata Ruang Perkotaan, Pertanahan dan Penanggulangan Bencana Dodi Zirgo Sinaga, Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Restuardy Dauh, serta sejumlah pejabat Pemprov Sumut, di antaranya Kepala Bappelitbang Dikky Anugerah, Kepala BPKAD Tumur Tumanggor, dan Kepala BPBD Tuahta Ramajaya Saragih.(H15/DISKOMINFO SUMUT)













