MEDAN (Waspada.id): Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr, Jean Calvijn Simanjuntak, SIK, MH menegaskan kunci keberhasilan jajaran Satres Narkoba Polrestabes Medan dalam mengungkap kasus narkoba adalah kesatuan hati dan komunikasi.
Untuk itu, Kapolrestabes minta pada seluruh personel Satres Narkoba harus bekerja keras yang memiliki dampak positif bagi masyarakat.
“Karena hidup hanya sekali, matipun cuma sekali. Sekali hidup harus berarti. Karena warga Kota Medan menunggu hasil kerja kita,” ungkap Kombes Pol Jean Calvijn dalam sambutannya pada kegiatan buka puasa bersama (Bukber) sekaligus melepas tugas dua personel Satres Narkoba (Iptu Ondo Simanjuntak dan Iptu M Syahputra Harahap di halaman Mako Satres Narkoba Polrestabes Medan, Senin (2/3).
Acara juga dirangkaikan pemberian santunan kepada 25 anak Yatim Piatu dari Rumah Yatim Seksama Medan.
Lebih jauh, penangaan narkoba cukup unik dan berbeda dengan satuan lainnya.
Untuk itu diperlukan kekompakan agar berhasil mengungkapnya.
“Jadi keberhasilan demi keberhasilan adalah kesatuan hati. Harus bekerja memiliki dampak yang positif. Jalinlah komunikasi yang baik. Warga Kota Medan menunggu hasil kerja kita,” pesan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak.
Dikegiatan tersebut terlihat Kanit Idik 1 Satres Narkoba Polrestabes Medan AKP Ruspian, Kanit Idik 2 Iptu Haryono, Kanit Idik 3 Iptu Berry Anggara dan jajaran personel Satres Narkoba Polrestabes Medan.
Kasat Narkoba Polrestabes Medan, Kompol M Yusuf Rafli Nugraha mengatakan, momentum bulan suci Ramadhan bukan sekadar ajang silaturahmi dan buka puasa bersama (bukber), melainkan juga ruang memperkuat soliditas, motivasi kerja, dan kepedulian sosial di lingkungan kepolisian.
Acara Bukber ini, kata Rafli, menjadi bukti kebersamaan yang tulus, meski digelar secara sederhana dan tanpa perencanaan panjang.
“Di bulan penuh berkah ini kita bukan hanya berkumpul untuk buka puasa bersama. Ini inisiasi langsung Bapak Kapolrestabes kepada kami. Kalau sering lihat di TikTok orang tanya ‘kapan bukber, kapan bukber’, akhirnya lewat begitu saja. Tapi ini walau terkesan dadakan, ternyata bisa dan mampu kita laksanakan dengan kebersamaan,” ungkap Kompol Rafli.
Kompol Rafli juga menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja Sat Narkoba.
Ia memaparkan, pada tahun 2025 pihaknya berhasil mengungkap 159 kilogram sabu.
Bahkan dalam 100 hari terakhir, pengungkapan mencapai 156 kilogram sabu.
“Ini bukti nyata, hasil kerja keras teman-teman semua. Dalam 100 hari kita bisa bongkar 156 kilo sabu. Ini real, ini nyata,” tegasnya.
Kompol Rafli juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang baik dalam sebuah organisasi.
Ia menyebut kehadiran Kapolres di tengah-tengah anggota menjadi sumber motivasi dan semangat kerja tambahan.
“Kapolres hadir di tengah-tengah kita, itu memberikan motivasi dan semangat kerja yang bertambah secara tidak sadar. Kami hanya sopir dan nahkoda tetap pimpinan,” katanya.
Selain buka puasa bersama, kegiatan juga diisi dengan pemberian santunan kepada 25 anak yatim dan piatu dari Rumah Yatim Seksama Medan sebagai bentuk kepedulian sosial di bulan Ramadhan.
Kompol Rafli menyebut santunan tersebut merupakan titipan rezeki dari Kapolres untuk membantu anak-anak yang ingin merasakan kebahagiaan Lebaran.
“Bukan untuk sombong, tapi beliau menitipkan sedikit rezeki untuk adik-adik kita agar bisa merasakan Lebaran juga. Tidak banyak, tapi semoga bermanfaat,” ungkap Kompol Rafli Yusuf Nugraha.
Acara kemudian ditutup dengan tausyiah dari ustaz dan doa bersama, memohon keberkahan serta keselamatan dalam menjalankan tugas pemberantasan narkoba di wilayah hukum Polrestabes Medan.(id125)












