Siswa MTsN 2 Medan Ikrar Stop Bullying Kekerasan Dan Perundungan

  • Bagikan
KEPALA MTsN 2 Medan, Dra. Pesta Brampu, MA, Ketua Komite Supardi SPd, Pengurus Forwamik dan siswa saat menyampaikan ikrar, Selasa (28/11). Waspada/Ist
KEPALA MTsN 2 Medan, Dra. Pesta Brampu, MA, Ketua Komite Supardi SPd, Pengurus Forwamik dan siswa saat menyampaikan ikrar, Selasa (28/11). Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 (MTsN-2 ) Medan, berkomitmen dan berikrar Stop Bullying Kekerasan, Bullying dan geng motor pada teman sejawat.

Komitmen dan Ikrar berlangsung Selasa (28/11) di halaman madrasah tersebut usai kegiatan Edukasi jurnalistik bagi siswa dilaksanakan Komite Madrasah dan Forum Wartawan Mitra Kanwil Kemenagsu (Forwamik) yang dihadiri Kepala MTsN 2, Dra. Pesta Brampu MA, Ketua Komite MTsN 2 Medan, Supardi, SPd.

Guru Bahasa Indonesia, Kurniati SPd, dalam keterangannya, Kepala MTsN 2 Medan, Dra.Pesta Brampu,MA, menyampaikan ikrar ini sangat penting bagi siswa, agar mereka menghindari dan menjauhi bully dan kekerasan serta geng motor, menjadi pelopor agar dan penyampai pesan-pesan kebaikan pada kawan-kawan dan lingkungannya.
“Kami berharap para siswa madrasah tidak menjadi pelaku ataupun korban,sehingga ikrar ini menjadikan mereka lebih paham bahwa siswa madrasah harus menjadi contoh yang baik memiliki berahlak mulia. Terimakasih kepada para guru yang turut membimbing siswa menjadi lebih baik,”katanya.

Sementara itu, ketua Forum Wartawan Mitra Kanwil Kemenagsu Drs P Sormin didampingi Bendahara Anum Saskia SAg mengatakan, kegiatan pelatihan adalah wujud kemitraan antara Forwamik dengan Kemenagsu serta madrasah.

“Kita berharap, melalui kegiatan pelatihan ini, siswa madrasah memiliki pengetahuan tentang dasar-dasar jurnalistik, dan Forwamik menyampaikan terimakasih kepada kepala madrasah dan ketua Komite atas kerjasama dalam kegiatan ini,” kata Sormin.

Dalam kesempatan itu, Sormin juga menyampaikan pesan Kakanwil Kemenag Sumut, H.Ahmad Qosbi agar siswa menjauhi dan menghindari bullying, perundungan dan menolak geng motor, agar tumbuh menjadi siswa beradab dan berprestasi. (m22)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *