Medan

SMKN 10 Peringati Isra Mikraj 1447 H: Tanamkan Disiplin Dan Akhlak Mulia Bagi Para Siswa

SMKN 10 Peringati Isra Mikraj 1447 H: Tanamkan Disiplin Dan Akhlak Mulia Bagi Para Siswa
SMK Negeri 10 Medan menggelar kegiatan keagamaan yang sarat makna dan inspiratif. Acara yang berlangsung dan yang pertamakai digelar di Masjid Al Jihad, Jalan Abdullah Lubis, Rabu (4/2). Waspada.id/ist
Kecil Besar
14px

MEDAN (Waspada.id) Dalam rangka memperingati Isra Mikraj 1447 H sekaligus menyambut bulan Ramadhan, SMK Negeri 10 Medan menggelar kegiatan keagamaan yang sarat makna dan inspiratif. Acara yang berlangsung dan yang pertamakai digelar di Masjid Al Jihad, Jalan Abdullah Lubis, Rabu (4/2), diikuti seluruh siswa, guru, menekankan pentingnya disiplin, keimanan, dan teladan akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala SMK Negeri 10 Medan, Ibu Rafiah S.Pd, M.Si, mengatakan bahwa peringatan Isra Mikraj bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk menumbuhkan karakter religius dan disiplin siswa. “Perintah shalat lima waktu menjadi fondasi penting dalam membentuk karakter jujur, bertanggung jawab, dan berakhlak mulia,” ujarnya. Ia juga mengajak seluruh warga sekolah memanfaatkan Ramadhan sebagai waktu memperbaiki diri, menumbuhkan kepedulian, dan saling menghormati.

Acara bertemakan “Menjadikan Rasulullah SAW Sebagai Teladan Dalam Kehidupan” menghadirkan Ustad Kak Andi dan Alang sebagai penceramah. Dalam tausiyahnya, Ustad Andi menekankan pentingnya keterikatan dengan shalat dan memaparkan perjalanan hidup Nabi Muhammad, mulai dari kelahiran di Mekah pada 570 M, masa kecil yang penuh tantangan, hingga menerima wahyu pertama di Gua Hira pada usia 40 tahun.

Ustad Kak Andi dan Alang

Ia juga menjelaskan perjuangan Nabi Muhammad dalam membentuk masyarakat Arab yang beriman kepada Allah SWT, termasuk melalui Pertempuran Badar, Uhud, Perang Khandaq, hingga penaklukan Mekah pada 630 M yang membawa perubahan besar bagi umat Islam. Puncak perjalanan Isra Mikraj adalah Sidratul Muntaha, di mana Nabi menerima perintah shalat lima waktu sehari semalam, yang kemudian dikurangi menjadi lima kali atas saran Nabi Musa agar umat mampu melaksanakannya.

Kegiatan dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan saritilawah oleh siswa, dilanjutkan sambutan kepala sekolah, ceramah, dan doa bersama. Raincy Maida Silaban dan Ranti Ananda Fithriyyah dari kelas 10 DPB1 bertugas memandu acara.

Pengumuman dan penyerahan hadiah bagi para juara menjadi momen yang paling ditunggu. Lomba yang digelar meliputi Tafiz Quran, tilawah, lomba tahfiz, MTQ, dan vokal grup, serta lomba keagamaan lainnya. Para pemenang menerima penghargaan dari kepala sekolah dan disambut meriah oleh seluruh peserta.

Penyerahan hadiah bagi para juara

Acara semakin meriah dengan penampilan sholawat oleh siswa-siswi SMKN 10 Medan dan Ustad Kak Andi dan Alang, memberi kesempatan bagi siswa untuk menggali lebih dalam praktik ibadah, sejarah Nabi Muhammad SAW, dan nilai-nilai moral yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala sekolah menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keimanan, tetapi juga membina karakter siswa.

Melalui pengajaran sejarah Nabi, penekanan pentingnya shalat, lomba-lomba keagamaan, penampilan sholawat, dan interaksi dengan ustad, siswa diharapkan mampu meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Acara ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan dan kelancaran ibadah di bulan Ramadhan, serta menegaskan komitmen sekolah untuk terus menggelar kegiatan keagamaan yang membangun karakter dan moral siswa. (id23)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE