Medan

Soal Pemberantasan Korupsi, Perma Labusel Unjuk Rasa di Kejatisu, Minta Evaluasi dan Copot Kajari Labusel

Soal Pemberantasan Korupsi, Perma Labusel Unjuk Rasa di Kejatisu, Minta Evaluasi dan Copot Kajari Labusel
Ketua Perma Labusel Amiruddin Siregar SH menyerahkan surat pernyataan sikap dan tuntutannya kepada Kasipenkum Kejatisu Rizaldi saat melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejatisu di Medan, Jumat (6/3).Waspada.id/Ist
Kecil Besar
14px

MEDAN (Waspada.id): Ketua Umum Persatuan Mahasiswa (Perma) Labuhanbatu Selatan Amiruddin Siregar SH meminta Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara segera mengevaluasi dan mencopot Kepala Kejaksaan Negeri Labuhanbatu Selatan, Kasi Pidsus dan Kasi Intel terkait permasalahan dugaan tentang pemberantasan korupsi.

“Kajari Labusel, Kasi Pidsus dan Kasi Intel diduga tidak optimal, tidak produktif dalam melakukan pengusutan tuntas dugaan korupsi di Kabupaten Labuhabatu Selatan dan diduga tidak mampu dalam mengusut kasus kasus yang diduga kuat banyak terjadi dan jelas trasparan secara sadar di depan publik. Oleh sebab itu, Perma Labusel meminta Kajatisu segera mengevaluasi dan mencopot Kajari Labusel, Kasi Pidsus dan Kasi Intelnya,” tegas Ketua Umum Perma Labusel Amiruddin Siregar SH saat melakukan orasinya pada aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara di Medan, Jumat (6/3).

Perma Labusel, tambah Amiruddin, sangat mengharapkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Labusel itu yang sanggup dan dapat menjadikan Kabupaten Labuhanbatu Selatan menjadi daerah yang terbebas dari korupsi.

Di depan Kasipenkum Kejatisu, Perma Labusel juga berharap kepada Jaksa Agung Prof DR Sanitiar Burhanuddin agar segera mencopot Kajari Kabupaten Labuhanbatu Selatan dan kepala seksi pidana khusus (Kasi Pidsus) beserta kepala seksi intelijen (Kasi Intel) Kejaksaan Negeri Labuhanbatu Selatan yang diduga tidak optimal, tidak produktif dalam melakukan pengusutan tuntas dugaan korupsi di Kabupaten Labuhanbatu Selatan dan dapat menjadikan Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang bersih dari korupsi.

“Kami akan terus kawal permohonan kami ini hingga aksi berjilid jilid sampai permohonan kami dikabulkan demi kebaikan Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang maju dan jauh dari korupsi,” ujarnya.(id60)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE