Medan

SPPG Bantan Konsisten Layani 2.961 Penerima Manfaat Di Bulan Suci Ramadhan

SPPG Bantan Konsisten Layani 2.961 Penerima Manfaat Di Bulan Suci Ramadhan
Kepala SPPG Bantan (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) adalah Agung Yusuf Nahrowi Harahap, S.Pd. (kanan) dan Ketua APMPEMUS (Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Peduli Memajukan Sumut), Iqbal, SH. Waspada.id/ist
Kecil Besar
14px

MEDAN (Waspada.id): Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bantan tetap konsisten menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah. Sebanyak 2.961 penerima manfaat tercatat menerima distribusi makanan bergizi yang disalurkan secara tertib dan profesional.

Kepala SPPG Bantan, Yusuf Agung Nahrowi Harahap, menegaskan seluruh proses pengolahan hingga distribusi dilakukan dengan menjaga standar higienitas, kualitas bahan baku, serta ketepatan sasaran penerima manfaat.

“Pelayanan kepada masyarakat adalah amanah. Di bulan Ramadhan ini, kami memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik, higienis, serta sesuai standar yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Secara keseluruhan, pelaksanaan MBG di Kabupaten Serdang Bedagai tetap berjalan normal. Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Sergai, Nurhasanah Ritonga, menyampaikan bahwa dari 56 dapur SPPG yang ada, sebanyak 55 dapur aktif melayani sekitar 137.959 penerima manfaat, baik peserta didik maupun non-peserta didik.

Satu dapur, yakni SPPG Sei Rampah, untuk sementara dihentikan operasionalnya. Selain itu, terdapat enam dapur yang masih menunggu pencairan dana operasional awal dari BGN, serta 36 dapur lainnya dalam tahap pembangunan.

“Pendistribusian dilaksanakan serentak sejak Senin, 23 Februari 2026, dengan sasaran peserta didik serta non-peserta didik yang meliputi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” jelas Nurhasanah di Sei Rampah, Rabu (4/3).

Khusus selama Ramadhan, menu yang diberikan berupa menu kering dengan komposisi gizi seimbang. Sumber karbohidrat disajikan dalam bentuk roti, olahan jagung, ubi, dan tepung lainnya. Protein hewani berasal dari susu dan telur, sedangkan protein nabati dari olahan kacang-kacangan, tempe, dan tahu. Buah atau puding turut diberikan untuk memenuhi kebutuhan serat.

Terkait anggaran, program ini terbagi dalam dua kategori. Porsi kecil senilai Rp8.000 diperuntukkan bagi balita, siswa TK hingga kelas III SD. Sementara porsi besar senilai Rp10.000 diberikan kepada ibu hamil, ibu menyusui, serta siswa kelas IV SD hingga kelas XII SMA.

Waktu pendistribusian disesuaikan melalui kesepakatan antara Kepala SPPG dan penanggung jawab penerima paket di setiap titik distribusi, baik di sekolah maupun posyandu, guna memastikan pelaksanaan berjalan tertib dan tepat sasaran.

Ketua APMPEMUS (Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Peduli Memajukan Sumut), Iqbal, SH, mengapresiasi konsistensi dan keseriusan pelaksanaan program di Sergai. Ia menilai keberhasilan MBG merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Apresiasi juga disampaikan kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas komitmen pemerintah pusat dalam mendorong program nasional yang berorientasi pada peningkatan kualitas gizi masyarakat. (id23)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE