Tak Bisa Dilalui Kendaraan, AYS Desak Bangun Jembatan Darurat Di Kecamatan Serbajadi

  • Bagikan
ANGGOTA DPRD Sumut Azmi Yuli Sitorus (AYS), dan rombongan meninjau langsung jembatan Titi Besi di Dusun I, Desa Pulo Tagor, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Jumat (12/1). Waspada/Ist
ANGGOTA DPRD Sumut Azmi Yuli Sitorus (AYS), dan rombongan meninjau langsung jembatan Titi Besi di Dusun I, Desa Pulo Tagor, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Jumat (12/1). Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Anggota DPRD Sumut Azmi Yuli Sitorus (AYS), mendesak Pemprovsu melalui Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) untuk segera membangun jembatan darurat di Dusun I, Desa Pulo Tagor, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Alasannya, kondisi jembatan Titi Besi  yang menghubungkan Desa Baru, Kecamatan Galang, Kabupaten Deli Serdang  rusak parah, dan sudah tidak bisa dilalui kendaraan lagi.

Hal itu ditegaskan Azmi kepada Waspada di Medan, Jumat (12/1), usai bersama rombongan dan tokoh masyarakat dari Kecamatan Kotarih, dan Dolok Masihul, meninjau langsung jembatan Titi Besi yang sangat vital bagi warga untuk memasarkan hasil bumi, itu

“Kondisinya sangat parah dan di bagian tengahnya sudah berlubang dan ditambal dengan batang kelapa oleh warga setempat,” kata wakil rakyat Fraksi Gerindra Dapil IV Tebing-Sergai ini.

Akibatnya, imbuh caleg DPRD Sumut Dapil IV No urut 5 dari Partai Gerindra ini, warga terpaksa putar jalan dari Galang menuju Desa Tambak Cekur, Sergai sejauh 7 kilometer.

Itu mereka lakukan karena jembatan penghubung 6 kali 100 meter itu sudah putus di bagian tengah dan sangat berisiko amblàs jika dilintasi.

Karenanya, sarana penghubung yang anggarannya ditampung di APBD Sumut  tahun 2024, harus segera dikerjakan kegiatannya.

Untuk sementara, Azmi mendesak Kadis PUPR Sergai bersinergis dengan Pemprovsu melalui PUPR Sumut dan UPT serta pelaksana kegiatan membangun jembatan darurat, guna membantu warga dan pelaku ekonomi yang ingin melintas dan memasarkan hasil pertaniannya dari Kecamatan Galang, Deli Serdang menuju Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Sergai, atau sebaliknya.

Tiga Tahun Rusak

Warga setempat mengatakan kepada Azmi saat meninjau jembatan Titi Besi itu bahwa sarana penghubung itu sudah hampir tiga tahun lamanya rusak dan hanya bisa dilalui sepeda motor dengan dipandu warga sekitar yang berjaga.

Disebutkannya, jembatan tersebut sebelumnya sudah pernah diperbaiki Pemprov Sumut, namun kembali rusak. Lewat swadaya bersama masyarakat, pihaknya pun menggunakan batang kelapa untuk menutupi lubang yang menganga di tengah-tengah jembatan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Serdang Bedagai, Johan Sinaga saat turun melihat kerusakan jembatan mengaku, pihaknya sudah menyurati Dinas PUPR Provinsi dan berharap jembatan diperbaiki.

“Kita berharap kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dapat segera memperbaiki jembatan tersebut. Mengingat jembatan itu merupakan kewenangan Provinsi Sumatera Utara memperbaikinya,” bilang Johan Sinaga.

Jembatan dengan panjang 6×100 meter itu, kata Johan, mengalami kerusakan di dua titik. Saat ini, jembatan tidak lagi bisa dilalui kendaraan roda empat.

“Ada dua titik kerusakan di jembatan ini. Kami berharap pihak Provinsi segera melakukan perbaikan, karena ini wewenang provinsi,” tambahnya.

PUPR Sumut, dijadwalkan perbaikan jembatan akan dilaksanakan tahun 2024 ini. “Semoga proses perbaikan jembatan Titi Besi dapat cepat terlaksana,” kata Johan. (cpb)

  • Bagikan