Tim ekspedisi Veloz Hybrid EV Lintas Nusa tiba di Medan setelah berkeliling Indonesia dengan menempuh jarak lebih 7.000 km selama 45 hari.Waspada/Ist
MEDAN (Waspada.id): Setelah menempuh jarak lebih dari 7.000 kilometer (km) dengan waktu tempuh lebih dari 45 hari, ekspedisi Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2025 akhirnya tiba di Medan, Sabtu (17/1/2026).
Hal ini sekaligus mengakhiri perjalanan panjang Toyota Veloz Hybrid EV menjelajahi Indonesia, dimulai dari Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (2/12/2025) lalu.
Perjalanan panjang lintas pulau ini menjadi pembuktian nyata kemampuan kendaraan hybrid Toyota di Indonesia. Ekspedisi Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2025 melintasi berbagai karakter jalan mulai dari Nusa Tenggara Barat, Bali, Pulau Jawa hingga Pulau Sumatra dengan akhir perjalanan di Kota Medan.
Kedatangan tim Ekspedisi Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2025 tersebut disambut hangat oleh jajaran Auto2000 Medan, Deltamas, Perintis, dan Sutan Indo selaku dealer mobil Toyota di Sumatra Utara.
Regional Business Head Auto 2000 Wilayah Sumatera, Biyouzmal, yang didampingi Area Business Head Auto 2000 Wilayah Sumbagut, Lim Steven, dalam keterangannya mengatakan, kedatangan tim ekspedisi tersebut menjadi bukti keandalan teknologi hybrid dari Toyota.
“Hal ini merupakan wujud komitmen dari Toyota untuk menghadirkan mobil berteknologi canggih sebagai wujud dari memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.
Lim Steven berharap kehadiran ekspedisi ini mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat Sumatra Utara terhadap mobil keluaran Toyota, khususnya yang menggunakan teknologi hybrid EV.
Adapun rute perjalanan yang melewati berbagai daerah ini dirancang untuk menguji langsung ketahanan, efisiensi, dan kenyamanan Toyota Veloz Hybrid EV di kondisi jalan Indonesia yang beragam, mulai dari jalur perkotaan, pegunungan, hingga lintasan antarpulau.
Philardi Ogi selaku Head of Public Relation (Kepala Hubungan Masyarakat) PT Toyota-Astra Motor (TAM), mengatakan bahwa Ekspedisi Veloz Hybrid EV Lintas Nusa ini menjadi bukti bahwa teknologi hybrid Toyota bukan sekadar konsep, tetapi sudah matang dan siap digunakan dalam perjalanan jarak jauh.
“Veloz Hybrid EV ini kami uji tidak hanya melalui test drive singkat, tetapi lewat perjalanan panjang dari Lombok sampai Sumatera. Total jarak lebih dari 7.000 kilometer selama lebih dari 45 hari menjadi bukti bahwa konsep hemat, efisien, dan tangguh benar-benar terasa dalam penggunaan nyata,” ujarnya, Sabtu (17/1/2026).
Menurut Philardi, Toyota Veloz Hybrid EV dirancang bukan hanya untuk mobilitas harian keluarga, tetapi juga mengusung teknologi masa depan yang mampu menjawab kebutuhan efisiensi energi tanpa mengorbankan performa dan kenyamanan.
Philardi mengatakan, Toyota Veloz Hybrid EV yang baru diluncurkan pada November 2025 tersebut telah mendapatkan pemesanan mendekati angka 4.000 unit hingga akhir tahun 2025 lalu. Dirinya optimis jika pemesanan hingga awal Februari 2026 nanti bisa melampaui angka 4.000 unit.
“Mobil Toyota Veloz Hybrid EV ini akan mulai kita serahkan kepada customer mulai awal Maret 2026,” jelasnya.
Dari sisi teknologi, Toyota Hybrid System menjadi jantung utama kendaraan ini. Bagus, perwakilan Auto2000, menjelaskan bahwa sistem hybrid tersebut memungkinkan perpaduan optimal antara mesin bensin dan motor listrik.
“Dengan Toyota Hybrid System, konsumsi bahan bakar Veloz Hybrid EV bisa mencapai 1 liter untuk 18 hingga 19 kilometer bahkan lebih. Angka ini sangat impresif untuk kendaraan keluarga yang digunakan dalam perjalanan lintas pulau,” jelasnya.
Efisiensi tersebut terasa signifikan selama perjalanan panjang, terutama saat melintasi jalur padat perkotaan hingga perjalanan antarkota, di mana sistem hybrid secara otomatis mengatur kerja mesin dan motor listrik agar tetap hemat bahan bakar.
YouTuber dan konten kreator otomotif Indonesia, Ridwan Hanif yang turut ambil bagian dalam ekspedisi ini menilai, Ekspedisi Veloz Hybrid EV Lintas Nusa merupakan langkah strategis dalam mengedukasi masyarakat mengenai kendaraan hybrid.
Ia menilai, uji coba langsung di lapangan dengan jarak tempuh ekstrem menjadi pendekatan yang efektif untuk membangun kepercayaan publik terhadap teknologi ramah lingkungan, khususnya teknologi hybrid.
Hal senada juga dikatakan pengamat, jurnalis, dan influencer otomotif ternama di Indonesia, Fitra Eri. Dia mengatakan bahwa kolaborasi tahun ini menjadi pencapaian tersendiri.
“Epic Journey memang rutin kami gelar, namun tahun ini terasa lebih membanggakan karena dilakukan bersama Veloz Hybrid EV Lintas Nusa. Ini menunjukkan bahwa kendaraan hybrid sudah siap diajak menjelajah Indonesia,” ungkapnya.
Melalui program Veloz Hybrid EV Lintas Nusa, Toyota menegaskan komitmennya menghadirkan solusi mobilitas berkelanjutan. Perjalanan panjang ini sekaligus menjadi pesan bahwa kendaraan hybrid bukan hanya ramah lingkungan, tetapi juga tangguh, efisien, dan relevan untuk kondisi jalan Indonesia. (id23)










