MEDAN (Waspada.id): Tiga rumah di Jalan Sempurna, Gang Baru, Kelurahan Sudirejo I, Kecamatan Medan Kota hangus terbakar, Rabu (1/4) sore. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp500 juta.
Peristiwa terjadi sekira pukul 16:15 WIB, dugaan sementara api disebakan dari korsleting listrik di ruang tengah yang saat itu ditinggali seorang anak kecil sendirian.
Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Kota Medan Rusli Simbolon kepada wartawan menyebut, pihaknya langsung merespons cepat dengan menerima adanya laporan dari warga sekitar.
Menurutnya, berdasarkan informasi sementara dari petugas di lapangan, api diduga berasal dari rumah bagian tengah dari tiga pintu yang terbakar.
“Tadi (menurut petugas lapangan) ada anak kecil bermain-main di dalam rumah itu. Tetapi belum bisa dipastikan apakah korsleting listrik atau dia bermain lilin. Namun kata Kepling IV, api berasal dari kamar tidur di bagian tengah,” ujarnya.
Untuk melakukan pemadaman, petugas mengerahkan lima unit armada. Tetapi petugas mengalami kendala dalam proses pemadaman akibat lokasi kebakaran yang berada di kawasan padat penduduk.
“Armada kita enggak bisa masuk, jadi kita mengupayakan dengan menyambung selang yang panjang, dan masyarakatnya cukup ramai. Jadi kita agak kesulitan, karena ramai masyarakat juta,” kata Rusli.
Sementara, Kapolsek Medan Kota AKP Feriawan dikonfirmasi, Kamis (2/4) menjelaskan, berdasarkan penyelidikan sementara kebakaran itu disebabkan hubungan arus pendek listrik.
Tiga rumah yang terbakar itu didiami keluarga Supartik, 62, Suparni, 60, dan Sutrisno, 55.
Menurut Kapolsek, dari keterangan beberapa saksi menyebut kebakaran terjadi sekira pukul 16:00. “Saksi melihat asap mengepul dari lokasi, kemudian bersama warga berupaya memadamkan api, tetapi api terus berkobar,” katanya.
Sekira pukul 16:48 Wib sejumlah mobil damkar tiba di lokasi melakukan pemadaman, dan sekira pukul 17:15 Wib api dapat dipadamkan. “Kerugian materi ditaksir Rp500 juta, dan untuk kerugian jiwa nihil, sedangkan motif di duga kuat adanya korsleting listrik,” ujar Kapolsek.(id143)










