Medan

Tim PKM Unimed Tingkatkan Literasi Bahasa Dan Budaya Para Seniman

Tim PKM Unimed Tingkatkan Literasi Bahasa Dan Budaya Para Seniman
Tim PKM Unimed foto berama para seniman Kota Medan. Waspada/Ist
Kecil Besar
14px

MEDAN (Waspada): Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri Medan (Unimed) menunjukkan komitmennya dalam pelestarian kearifan lokal melalui program pengabdian masyarakat bertajuk:“Peningkatan Literasi Bahasa dan Budaya melalui Pelatihan dan Pendampingan Kelompok Seniman Tradisional se-Kota Medan, Sumatera Utara.”

Kegiatan pada 23 Mei 2025 itu diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian terhadap eksistensi kesenian tradisional yang semakin tergerus arus modernisasi. Melalui pendekatan pelatihan dan pendampingan yang berbasis literasi budaya dan bahasa, program ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas para seniman dalam mendokumentasikan, mengomunikasikan, dan mengembangkan karya seni tradisi yang mereka miliki.

Hadir sebagai narasumber utama, Dr. Abdurahman Adisaputera, M.Hum., sekaligus Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Program Kemitraan Wilayah yang menyampaikan materi terkait pentingnya pemahaman literasi budaya sebagai pondasi dalam menjaga identitas lokal.

Dalam paparannya, Dr. Abdurahman menekankan bahwa pelestarian kesenian tidak hanya memerlukan keahlian teknis dalam berkesenian, tetapi juga kemampuan memahami dan menarasikan makna-makna budaya yang terkandung di dalamnya.

Hadir juga Dr. M. Oky Fardian Gafari, S.Sos., M.Hum., dan Achmad Yuhdi, S.Pd., M.Pd.selaku anggota Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM Unimed Program Kemitraan Wilayah.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Ketua Lembaga Ruang Budaya Sumatera, Tri Danu Satria, S.Pd., M.Pd., yang menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif LPPM Unimed.

Dalam sambutannya, Tri Danu menyatakan bahwa kolaborasi antara akademisi dan pelaku budaya adalah langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan seni tradisi. “Kegiatan seperti ini menjadi ruang dialog yang produktif antara pengetahuan akademik dan kearifan lokal,” ungkapnya.

Dr. Abdurahman Adisaputera, M.Hum., mengatakan pelatihan ini melibatkan puluhan seniman tradisional dari berbagai komunitas seni di Kota Medan, yang selama ini aktif dalam bidang seni tari, musik tradisional, teater rakyat, hingga sastra lisan.

Para peserta mendapatkan materi tidak hanya dalam bentuk teori, tetapi juga praktik pendokumentasian, penulisan narasi budaya, serta strategi pemanfaatan media digital untuk publikasi karya.

Pada akhir kegiatan, LPPM Unimed menyerahkan Buku Pedoman Peningkatan Literasi Bahasa dan Budaya sebagai bahan lembaga dan komunitas dalam mengembangkan Pemajuan Kebudayaan.

Melalui program ini, LPPM Unimed berharap dapat mendorong terbentuknya jaringan kolaboratif antar seniman dan komunitas budaya yang mampu menjadi motor penggerak pelestarian budaya lokal di Sumatera Utara.(m19)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE