MEDAN (Waspada): Dosen FEBI Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) bekerja sama dengan Kelompok KKN 16 UINSU, komunitas Yayasan Budaya Hijau Indonesia, dan pemerintah Desa Pematang Kuing Kabupaten Batubara telah menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Masyarakat bertema “Penguatan Ekonomi dan Ketahanan Pangan Masyarakat Pedesaan Berbasis Eco Enzyme dan Green Accounting untuk Indonesia Maju”.
Kegiatan yang bertujuan untuk memberikan edukasi dan praktik langsung kepada masyarakat, khususnya kelompok tani, dalam mengoptimalkan sumber daya lokal melalui konsep eco enzyme dan green accounting .Dr. Kamilah, SE. Ak, MSi, CA selaku dosen dan narasumber.
Kegiatan ini diketuai Raju P. Harahap, bersama beberapa pelatih dari Komunitas Budaya Hijau Indonesia (Yenny Susanti Siregar, ST, Vita Wahyuni, S.Pd, MA, Nanang Suhendra, SE, dan M. Johns Depary), serta Kepala Desa Pematang Kuing, Chairil Anwar beserta jajaran perangkat desa dan kelompok tani.
Kepala Desa Pematang Kuing, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada UINSU melalui Kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dilakukan oleh dosen bersama mahasiswa KKN untuk mendukung ekonomi pedesaan melalui inovasi yang ramah lingkungan.
Ia berharap kegiatan ini memiliki dampak terhadap kesejahteraan masyarakat serta terjalin kerjasama secara berkelanjutan.
Raju P. Harahap mengatakan, setelah pemaparan materi, peserta yang berasal dari Kelompok Tani Desa Pematang Kuing berkesempatan mengikuti praktik dalam pembuatan eco enzyme menggunakan bahan-bahan, seperti limbah organik yang berasal dari kulit buah dan sayuran, cairan molasse, dengan peralatan sederhana yang dapat diperoleh dengan mudah oleh masyarakat, khususnya kelompok tani.
“Hasil dari praktik ini, diharapkan dapat bermanfaat dalam mendukung kegiatan pertanian berkelanjutan, penguatan ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat pedesaan, serta dapat mendukung SDGs (Sustainable Development Goals) di pedesaan,” katanya. (m19)
Waspada/Ist
Tim UINSU , terdiri dari dosen dan mahasiswa KKN foto bersama kelompok tani Desa Pematang Kuing Kabupaten Batubara.











