Medan

UMA Kembangkan Platform Digital Biopestisida Di Desa Pulau Tagor, Serdangbedagai

UMA Kembangkan Platform Digital Biopestisida Di Desa Pulau Tagor, Serdangbedagai
Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Universitas Medan Area (UMA) yang diketuai Prof Dr Ir Ahmad Rafiqi Tantawi, MS berfoto bersama. Tim melaksanakan program bertajuk “Pengembangan Platform Digital untuk Biopestisida” di Desa Pulau Tagor, Kabupaten Serdangbedagai, 11 dan 18 Desember 2025 bertempat di Balai Desa Pulau Tagor. Waspada.id/ist
Kecil Besar
14px

MEDAN (Waspada.id): Universitas Medan Area (UMA) kembali menunjukkan komitmennya dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM).

Tim PKM UMA melaksanakan program bertajuk “Pengembangan Platform Digital untuk Biopestisida” di Desa Pulau Tagor, Kabupaten Serdangbedagai, 11 dan 18 Desember 2025 bertempat di Balai Desa Pulau Tagor.

Ketua Tim PKM UMA, Prof Dr Ir Ahmad Rafiqi Tantawi, MS di Medan, Senin (12/1) menjelaskan, kegiatan ini diikuti oleh aparat desa dan masyarakat setempat, khususnya para petani.

Hadir juga Kepala Desa Pulau Tagor, Kasianto, bersama jajaran perangkat desa. “Program PKM ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memproduksi biopestisida ramah lingkungan, sekaligus memperkenalkan pemanfaatan teknologi digital sebagai sarana pengembangan dan pemasaran produk pertanian desa,” ujar Prof Ahmad Rafiqi.

Dia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi nyata UMA dalam mendorong terwujudnya pertanian berkelanjutan yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi. “Program ini dirancang untuk memberikan solusi aplikatif kepada masyarakat, baik dalam produksi biopestisida yang ramah lingkungan maupun dalam pemanfaatan platform digital agar produk pertanian desa memiliki nilai tambah dan daya saing yang lebih luas,” jelasnya.

Tim PKM UMA melibatkan dosen Dr Ir Dina Maizana, MT dan Nukhe Andri Silviana, ST, MT, serta didukung oleh mahasiswa UMA, yakni Brain Felix Maja Purba (NPM 238210054), Avin Zamaru Ramadhan Pohan (NPM 238210018), dan Seto Rahmadi (NPM 238210026), yang berperan aktif dalam pendampingan teknis dan pelatihan kepada masyarakat.

Kepala Desa Pulau Tagor, Kasianto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Universitas Medan Area atas pelaksanaan kegiatan PKM tersebut. “Kami menyambut baik dan sangat mengapresiasi program dari UMA. Kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi petani, khususnya dalam meningkatkan hasil pertanian dan memperluas pemasaran produk lokal melalui pemanfaatan teknologi digital,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan PKM ini meliputi praktik pembuatan biopestisida ramah lingkungan serta pelatihan pengembangan platform digital tagoragro.com yang dirancang sebagai media informasi, edukasi, dan pemasaran produk pertanian Desa Pulau Tagor.

Kegiatan ini mendapat dukungan dari Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim dan Universitas Medan Area melalui Program Profesor Mengabdi, sebagai upaya penguatan peran dosen dalam pemberdayaan masyarakat berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

Melalui kegiatan ini, UMA berharap masyarakat Desa Pulau Tagor dapat mengembangkan pertanian yang ramah lingkungan, mandiri, dan berbasis teknologi digital, sehingga mampu mendorong peningkatan ekonomi desa secara berkelanjutan.(id04)


Waspada/ist.

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE