Medan

UMSU Bangun Masjid K.H. Ahmad Dahlan Di Kampus Terpadu, BSI Sumbang Rp 2 M

UMSU Bangun Masjid K.H. Ahmad Dahlan Di Kampus Terpadu, BSI Sumbang Rp 2 M
Direktur Utama PT BSI Tbk, Anggoro Eko Cahyo menyerahkan infak dana pembangunan masjid K.H Ahmad Dahlan kampus terpadu UMSU senilai 2 miliar kepada Rektor UMSU Prof Agussani. Waspada.id/Ist
Kecil Besar
14px

MEDAN (Waspada.id): Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menggelar acara peletakan batu pertama pembangunan masjid K.H. Ahmad Dahlan di Kampus terpadu UMSU Jalan Dwikora, Pasar VI, Desa Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, pada Sabtu (28/2).

Peletakan batu pertama Masjid dilakukan oleh Ketua PP Muhammadiyah sekaligus Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji, Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.AP, Rektor UMSU Prof. Agussani, MAP, Ketua PWM Sumut Prof. Dr. Hasyimsyah Nasution, M.A, Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk, Anggoro Eko Cahyo, Wakil Gubsu H. Surya, B.Sc dan Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo, S.S.

Pada kesempatan ini, Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk, Anggoro Eko Cahyo menyerahkan infak dana pembangunan untuk masjid K.H Ahmad Dahlan kampus terpadu UMSU senilai 2 Miliar.

Direktur Utama BSI dalam sambutannya menyampaikan siap mendukung pembangunan masjid tersebut. Menurutnya, pembangunan masjid ini sejalan dengan peran BSI sebagai bank syariah milik BUMN. Dia juga menyampaikan komitmen jangka panjang BSI.

“InsyaAllah nanti akan kita dukung dan menambah lagi. Ini menjadi komitmen kami berkolaborasi dengan seluruh ormas agar tumbuh sehat bersama mitra yang kuat. Indonesia sebagai negara Islam besar maka harus ada bank syariah yang besar,” ujarnya.

Dirut BSI berharap masjid tersebut menjadi pusat pembentukan karakter. “Semoga masjid ini menjadi pusat pendidikan karakter dan keislaman. Dukungan UMSU dan Muhammadiyah juga sangat banyak kepada kami,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Utara . H. Surya, B.Sc memberikan apresiasi atas inisiatif Muhammadiyah dan UMSU dalam menggagas pembangunan masjid tersebut.

“Apresiasi dan penghargaan kepada Muhammadiyah, PWM, dan Rektor yang menggagas masjid ini. Muhammadiyah terus menghadirkan Islam yang mencerahkan dan berkeadaban, salah satunya melalui UMSU yang melahirkan generasi unggul,” ujarnya.

Dia menegaskan komitmen pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam mendukung pembangunan berbasis keagamaan dan pendidikan.

“Peletakan batu pertma hari ini simbol ikhtiar bersama, doa dan komitmen bersama. Semoga setiap kontribusi sekecil apa pun menjadi amal jariah. Semoga masjid ini hidup dan melahirkan gagasan-gagasan besar,” katanya.

Wagub juga berharap UMSU terus memperkuat sinergi antara pendidikan tinggi dan pembentukan karakter. “UMSU dapat terus memperkuat sinergi antara pendidikan tinggi dan karakter sehingga melahirkan tokoh-tokoh dengan nilai-nilai keagamaan yang kuat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Rektor UMSU Prof..Dr. Agussani, MAP menyampaikan terima kasih atas kontribusi Bank BSI yang telah menempatkan pendanaan dan mendukung pembangunan masjid tersebut.

“Kontribusi BSI sangat luar biasa, kita doakan sukses selalu. BSI memberikan kesepakatan dana Rp2 miliar untuk pembangunan masjid ini,” ungkapnya.

Dijelaskan nama Masjid KH Ahmad Dahlan diberi langsung oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si.. dan dirancang dengan arsitektur perpaduan gaya modern dan klasik tradisional. Bangunan masjid memiliki luas total 2000 meter persegi, dengan kapasitas lantai satu sebanyak 1700 orang dan lantai dua 300 orang.

Dia berharap pembangunan masjid ini dapat mendukung kelancaran Muktamar Muhammadiyah Aisyiyah 2027 dan perkuliahan.

“Mudah-mudahan kelancaran Muktamar 2027 membawa nama baik Sumut. Kita tahu pembangunan ini adalah bagian dari ikhtiar besar Muhammadiyah,” ujarnya.

Rektor UMSU sekaligus Ketua Panitia Muktamar Muhammadiyah Aisyiyah 2027 itu menjelaskan bahwa masjid ini dirancang untuk memberikan kenyamanan bagi Jamaah sehingga material marmer yang digunakan didatangkan langsung dari Mesir.

“Di sini daerah yang cukup panas, sehingga kami memilih marmer karena mampu menyerap panas di dalam masjid,” tambahnya.

Prof. Agussani mengajak seluruh pihak untuk berpartisipasi dalam pembangunan masjid. “Kepada donatur dan para penginfak, kami membuka diri untuk berpartisipasi dalam pembangunan ini ,” katanya.

Kemudian, Ketua PWM Sumut Prof. Hasyimsyah menyebut pembangunan masjid sebagai simbol peradaban Islam. “Pembangunan masjid ini lambang peradaban. Siapa yang membangun masjid maka akan dibangunkan rumah di surga. Mudah-mudahan kehadiran Kampus IV UMSU di Deliserdang semakin berkembang luas,” ujarnya.

Dia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. “Terima kasih atas kehadiran dan kontribusi atau infak terhadap pembangunan masjid ini. Posisi masjid ini diletakkan di depan sesuai prinsip Muhammadiyah. Mudah-mudahan membawa keberkahan bagi umat Islam di Indonesia,” katanya.

Turut hadir, Regional CEO Bank Syariah Indonesia Region 2 Medan, Taufan Ansari, Ketua PWA Sumut Dr. Nur Rahma Amini, M.Ag, Ketua BPH Dr. H. Bahril Datuk, M.M, para wakil rektor, Direktur dan Wakil Direktur Program Pascasarjana serta Dekan dan Wakil Dekan UMSInternationalU, PDM/PDA se-Kota Medan, para tokoh agama, para mitra UMSU serta mahasiswa .(wsp.id)


Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE