Medan

UMSU Lepas 5 Tim Lolos Pendanaan Mahasiswa Berdampak Pemulihan Bencana Sumatera

UMSU Lepas 5 Tim Lolos Pendanaan Mahasiswa Berdampak Pemulihan Bencana Sumatera
Rektor UMSU Prof. Dr. Agussani, MAP diwakili Wakil Rektor III Assoc. Prof. Dr. Rudianto, M.Si melapas mahasiswa dan dosen yang lolos pada program pendanaan “Mahasiswa Berdampak. Waspada.id/Ist
Kecil Besar
14px

MEDAN (Waspada.id): Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) melepas lima dosen dan organisasi mahasiswa (Ormawa) yang lolos pada program pendanaan “Mahasiswa Berdampak: Pemberdayaan Masyarakat dalam Pemulihan Dampak Bencana di Sumatra Tahun 2026” oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Pelepasan digelar di pelataran kampus Jalan Muchtar Basri No.3 Medan, Sabtu (30/1).

Para tim dilepas langsung oleh Rektor UMSU Prof. Dr. Agussani, MAP diwakili Wakil Rektor III Assoc. Prof. Dr. Rudianto, M.Si. Dalam sambutannya, WR III menyampaikan apresiasi kepada dosen pendamping dan mahasiswa yang berhasil lolos dalam program tersebut.

Dia mengatakan bahwa UMSU memiliki rekam jejak yang kuat dalam penanganan bencana, di mana sejak awal bencana terjadi, UMSU telah menurunkan tim dan melaksanakan program tanggap bencana dengan baik.

“Berkat tangguhan kita, sehingga kita dipercaya kembali lima program pendanaan. Program ini harus dijalankan dengan cepat. Kita harapkan bagi tim yang sudah bergerak maka segera dilaksanakan agar tidak kendala,” ujarnya.

Kelima tim tersebut akan melaksanakan program pengabdian di lima lokasi yaitu satu lokasi di Sibolga, dua di Langkat, dan dua di Aceh Tamiang. Menurutnya, situasi bencana di lapangan jauh lebih kompleks dibandingkan dengan yang ditampilkan di media.
“Saya berharap kehadiran para mahasiswa ini benar-benar membantu masyarakat tanpa menimbulkan persoalan baru,” harapnya.

Lebih lanjut disampaikan Assoc. Prof. Rudianto menyampaikan bahwa UMSU dipercaya menjadi pusat koordinasi pemulihan bencana PP Muhammadiyah dan bagian dari gerakan One Muhammadiyah One Response.

“Melalui peran ini, UMSU berkomitmen untuk terus hadir hingga masyarakat benar-benar pulih dari dampak bencana,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua LPPM UMSU, Assoc. Prof. Dr. Muhammad Fitra Zambak, ST., M.Sc lokasi-lokasi yang menjadi tempat pengabdian mahasiswa dan dosen pendamping tersebut sangat membutuhkan kehadiran dan kontribusi nyata dari perguruan tinggi.

“Mudah-mudahan nanti dari kegiatan ini mendapatkan hal positif dan kemudahan untuk masyarakat,” harapnya.

Kemudian, Ketua SRCC Fatimah Sari Siregar, S.Pd., M.Hum menjelaskan bahwa proses pengusulan proposal dilakukan selama empat hari, walaupun dengan waktu yang singkat keteguhan dosen pendamping dan ketangguhan mahasiswa dinilai luar biasa.

“Kami melihat para peserta cukup tangguh dan pertajaman masalah serta solusi luar biasa. Terjun ke lapangan ke di Februari. SRCC akan selalu mendampingi untuk mentoring dan evaluasi,” ujarnya.

Kelima organisasi mahasiswa tersebut Himpunan Mahasiswa Agribisnis (Himagri) dengan ketua tim D. Aflahun Fadhly Siregar, S.P., M.P, HMJ Pendidikan Akuntansi bersama Assoc. Prof. Dr. Faisal Rahman Dongoran, M.Si., HMJ Pendidikan Bahasa Inggris dengan Dr. Fatimah Sari Siregar, S.Pd., M.Hum, PK IMM FKIK UMSU didampingi Assoc. Prof. Dr. dr. Humairah Medina Liza Lubis, M.Ked, Sp.P.A dan HMJ Ekonomi Pembangunan didampingi Dr. Sylvia Vianty Ranita, S.E., M.Si.
Turut hadir Kepala Biro Kemahasiswaan Abdurrahman Zuhdi, S.I.Kom., M.I.Kom, Wakil Dekan III se-UMSU dari Fakultas FKIP, Teknik, FKIK, Hukum, dan FEB, dosen pendamping, serta mahasiswa peserta program.(wsp1d)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE