MEDAN (Waspada.id): Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) melepas dua mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) ikuti Program Sea Teacher di Iloilo State University of Fisheries Science & Technology (ISUFST), Filipina. Dilepas langsung oleh Wakil Rektor III Assoc. Prof. Dr. Rudianto, M.Si di Ruang VIP, Jalan Kapten Muchtar Basri No. 3 Medan, Kamis (8/1).
Kedua mahasiswi tersebut yaitu Adinda Sari dan Nur Annisa Putri asal PGSD UMSU dijadwalkan berangkat pada 10 Januari 2026 dan melaksanakan Program Sea Teacher selama satu bulan di Filipina.
Assoc. Prof. Dr. Rudianto dalam sambutannya menyampaikan agar para mahasiswa mampu menjaga sikap dan perilaku selama menjalani program di luar negeri, serta menjadikan pengalaman ini sebagai sarana pengembangan diri.
“Manfaatkan kesempatan ini untuk terus bertumbuh, baik dari segi keterampilan, kemampuan beradaptasi secara sosial, komunikasi, hingga kerja sama dan kolaborasi. Pengalaman menjadi guru itu nyata, maka maksimalkan dengan sebaik-baiknya selama menjalankan program Sea Teacher,” ujar WR III.
Setiap tahunnya, UMSU menerima mahasiswa asing dalam program ini dan mengirimkan mahasiswa ke luar negeri. WR III berharap program Sea Teacher ini dapat menjadi salah satu program unggulan UMSU yang berkelanjutan.
“Kami akan terus mendukung berharap program agar dapat menjadi salah satu program andalan UMSU yang dilaksanakan secara berkesinambungan setiap tahunnya,” tambahnya.
Sebelumnya, Wakil Dekan I FKIP Dr. Dewi Kesuma Nasution, SS., M.Hum melaporkan bahwa FKIP terus berpartisipasi dalam Program Sea Teacher.
“Tahun ini FKIP kembali mengikuti Program Sea Teacher dengan mengirimkan dua mahasiswa ke Iloilo State University of Fisheries Science & Technology di Filipina. Sebelumnya, pada tahun 2025, tiga mahasiswa dari ISSO telah datang ke UMSU untuk mengikuti program yang sama,” jelasnya.
Dia juga menambahkan bahwa kerja sama antara UMSU dan ISSO akan terus dilanjutkan melalui berbagai program, termasuk kunjungan bahasa dalam skema pertukaran mahasiswa.
“Untuk melanjutkan kerja sama antara UMSU dan ISSO, kami akan menjalankan program kunjungan bahasa dalam pertukaran ini. Seluruh persiapan telah dilakukan dengan baik, mulai dari administrasi hingga kelengkapan lainnya,” tambah Dekan FKIP.
Salah satu peserta Program Sea Teacher, Adinda Sari, mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya dapat terpilih mengikuti program internasional tersebut.
“Saya merasa sangat bangga dan bersyukur dapat menjadi bagian dari Program Sea Teacher ini. Kesempatan ini sangat berharga bagi saya untuk belajar, menambah pengalaman mengajar, serta mengenal budaya dan sistem pendidikan di luar negeri,” ungkap Adinda.
Turut hadir Wakil Dekan III FKIP UMSU, Dr. Mandra Saragih, S.Pd., M.Hum., Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni UMSU, Abdurrahman Zuhdi, S.I.Kom., M.I.Kom dan Ketua OIC UMSU, Rafieqah Nalar Rizky, S.Sos., M.A.(id14)











