Wafaa Indonesia Gelar Sarasehan Dan Solidaritas Untuk Palestina

  • Bagikan
Wafaa Indonesia Gelar Sarasehan Dan Solidaritas Untuk Palestina

MEDAN (Waspada): Isu kemanusiaan di Palestina sudah tidak bisa ditawar lagi, seluruh komunitas internasional sepakat bahwa kejadian yang terjadi di Gaza pada khususnya dan Palestina pada umumnya merupakan bentuk pelanggaran HAM dan hukum internasional yang sudah diluar nalar. Oleh sebab itu pengetahuan mengenai isu Palestina harus menyeluruh dan lengkap. Hal ini tidak saja dibutuhkan oleh pemerintah, politisi dan para pengambil kebijakan, akan tetapi juga masyarakat secara umum.

Atas hal tersebut, Yayasan Wafaa Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Ulama untuk Palestina yang berpusat di Turki mengadakan sarasehan bagi para pegiat kemanusiaan di Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan Minggu 3 Maret di Medan. Pada kesempatan kali itu, hadir narasumber pakar tentang Palestina, yaitu Prof. Dr. Hatim Abdul Azhem dari Turki untuk membagi pengetahuannya tentang Palestina kepada para profesional dari berbagai bidang.
Dalam penjelasannya, Masjid Al-Aqsa yang ada di Palestina merupakan kiblat pertama umat Islam di dunia sebelum dipindahkan Allah SWT ke Mekah. Karenanya kedudukan Masjid Al-Aqsa setara dengan dua masjid lainnya yaitu Masjid Al-Haram yang ada di Mekah dan Masjid Nabawi yang ada di Madinah.

Kemudian beliau menjelaskan mengenai kedudukan bangsa Israel yang hari ini mengklaim bahwa wilayah Palestina dimana Masjid Al-Aqsa berada adalah wilayah mereka tidak dapat diterima baik dari aspek sejarah maupun yang telah dijelaskan oleh Al-Qur’an. Sehingga atas klaim tersebut, hari ini gerakan zionis Israel menjajah Palestina dan Al-Aqsa dengan sangat keji.

Prof. Hatim juga menyampaikan agar masyarakat umum, jangan sampai melupakan bahwa apa yang terjadi di Palestina bukanlah semata konflik politik regional, tetapi ini akan menjadi bencana kemanusiaan yang lebih besar apabila Israel tetap dibiarkan melakukan aksinya di Palestina. Beliau meminta para peserta agar terus menerus melakukan solidaritas terhadap perjuangan pembebasan Palestina dan menghentikan penjajahan Israel dengan tiga cara yaitu mendoakan, menyisihkan sebagian harta bagi rakyat Palestina dan menyuarakan apa yang terjadi di Palestina kepada semua orang.

Sebagai lembaga pemberdayaan sosial kemanusiaan, Wafaa Indonesia, akan terus mengawal proses pendidikan dan juga menggalang solidaritas masyarakat Indonesia agar terus peduli terhadap nasib bangsa Palestina dengan kegiatan-kegiatan serupa di masa yang akan datang, demikian disampaikan oleh manajer eksekutif Wafaa Indonesia Rantala Sikayo pada sambutannya.

Wafaa Indonesia merupakan lembaga pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada bidang pendidikan, ekonomi dan sosial kemanusiaan. Selama ini sudah banyak program pemberdayaan yang dilakukan oleh Wafaa Indonesia antara lain pelatihan guru, pelatihan pemuda, dan program microfinance yang bekerjasama dengan banyak lembaga mitra di Indonesia.(rel/h02)

  • Bagikan