Medan

Warga Menagih Janji Layanan Air Bersih Perumda Tirtanadi 

Warga Menagih Janji Layanan Air Bersih Perumda Tirtanadi 
Ahmad Darwis. Waspada.id/ist
Kecil Besar
14px

MEDAN (Waspada.id): Warga di sejumlah wilayah Dapil Sumut II yang meliputi 11 kecamatan menyampaikan kekecewaan karena layanan air bersih dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi belum mengalir ke rumah mereka selama hampir dua tahun, meski sebelumnya telah dilakukan pendataan dan dijanjikan pemasangan layanan.

Kondisi ini terungkap saat kegiatan Reses II Tahun Sidang II 2025–2026  yang dilaksanakan Ahmad Darwis, pekan lalu. Warga menyampaikan bahwa mereka pernah diminta menyerahkan fotokopi Kartu Keluarga (KK) dan KTP dengan janji akan menjadi penerima program air bersih gratis, terutama menjelang pemilihan presiden. Namun hingga saat ini, janji tersebut belum terealisasi.

“Sudah hampir dua tahun kami tidak menikmati layanan air dari Perumda Tirtanadi. Hingga kini, belum ada kejelasan mengenai hal ini,” ungkap salah seorang warga di hadapan Ahmad Darwis.

Akibat belum tersedianya distribusi air bersih, warga terpaksa memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan membeli air dari sumber lain. Beban ekonomi menjadi lebih berat karena mereka juga harus menyiapkan instalasi sendiri, sementara harga pipa tergolong tinggi dan bantuan fasilitas dari Perumda Tirtanadi belum diterima.

Berbagai laporan telah disampaikan kepada pihak terkait, namun belum membuahkan solusi yang nyata. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bahwa kebutuhan dasar masyarakat belum sepenuhnya diperhatikan.

Menanggapi keluhan tersebut, Ahmad Darwis menyatakan akan mengawal persoalan ini secara serius dan berencana memanggil manajemen Perumda Tirtanadi untuk memberikan penjelasan resmi.

“Kami berharap Perumda Tirtanadi dapat memberikan kejelasan terkait keterlambatan distribusi air. Layanan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus dipenuhi secara tepat waktu,” tegas Ahmad Darwis.

Selain itu, ia juga menerima laporan mengenai kualitas air di beberapa lokasi yang dianggap belum memenuhi standar, seperti keruh dan tidak normal. DPRD Sumatera Utara akan meminta klarifikasi menyeluruh terkait distribusi dan mutu layanan air bersih.

Ahmad Darwis menegaskan komitmennya untuk mendorong langkah konkret agar distribusi air bersih segera direalisasikan, sehingga masyarakat dapat menikmati layanan publik yang layak dan memadai. 

Warga berharap pemanggilan Perumda Tirtanadi nantinya menghasilkan solusi nyata dan bukan hanya rapat tanpa tindak lanjut. (id126)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE