Medan

Yanuar Mahdi Kembali Pimpin INKINDO Sumut

Yanuar Mahdi Kembali Pimpin INKINDO Sumut
Yanuar Mahdi, menerima pataka dari Ketua DPN INKINDO Erie Heryadi, usai terpilih kembali memimpin DPP INKINDO Sumut Periode 2026-2030, di Hotel Four Point, Medan. Waspada.Id/Ist
Kecil Besar
14px

MEDAN (Waspada.Id): Ar. Ir. Yanuar Mahdi IAI, kembali dipercaya memimpin DPP Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) Sumut periode 2026-2030. Dia terpilih dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) INKINDO Sumut Tahun 2026, yang berlangsung di Grand Ballroom, Hotel Four Point, Medan, Rabu (1/4).

Yanuar Mahdi, kembali terpilih, setelah mengungguli empat kandidat lainnya. Yakni Ika Handayani ST, Yanti Musyawarah SE. MKes, Ar. Ahmad Windhu Utama ST. MSi, IAI dan Abdul Rahim Surbakti ST.

Setelah ditetapkan sebagai ketua terpilih, Yanuar Mahdi, yang juga ketua periode 2022-2026, tampak disalami empat kandidat lainnya, termasuk dari para peserta musprov dan Ketua Umum DPN INKINDO Ir. Erie Heryadi, MH.

“Ini adalah amanah yang harus saya jalankan dengan penuh tanggungjawab. Terima kasih atas kepercayaan seluruh konsultan anggota INKINDO Sumut,” ujar Yanuar Mahdi.

Dia juga mengajak semua anggota INKINDO Sumut membangun organisasi, dan tumbuh bersama dalam semangat dan jiwa membangun. Tujuannya, agar konsultan memberi manfaat nyata untuk pembangunan di Sumut.

Ketua Panitia Pelaksana Musprov INKINDO Sumut 2026 Ar. Arie Infanto, ST, IAI, menyampaikan, dengan penetapan ketua terpilih, menjadi puncak dari keberhasilan pelaksanaan Musprov 2026.

“Alhamdulillah, seluruh rangkaian Musyawarah Provinsi INKINDO Sumatera Utara Tahun 2026 dapat terlaksana dengan baik, tertib, dan sesuai mekanisme organisasi. Forum ini berjalan demokratis dan penuh kekeluargaan, hingga akhirnya menetapkan Pak Yanuar Mahdi sebagai Ketua INKINDO Sumatera Utara periode 2026–2030,” ujar Arie Infanto.

Menurut Arie, Musprov tahun ini bukan sekadar agenda formal organisasi, tetapi merupakan momentum penting untuk memperkuat konsolidasi internal, melakukan evaluasi perjalanan organisasi, serta merumuskan arah kepemimpinan dan program kerja ke depan.

Pelaksanaan Musprov INKINDO Sumatera Utara Tahun 2026 diikuti oleh 148 anggota sebagai Daftar Pemilih Tetap (DPT), serta dihadiri pula oleh anggota peninjau, pengurus, mitra organisasi, dan tamu undangan dari berbagai unsur.

“Musprov ini adalah forum strategis untuk menjaga keberlanjutan organisasi, memperkuat soliditas anggota, dan memastikan bahwa estafet kepemimpinan berjalan dengan baik demi kemajuan INKINDO Sumatera Utara,” tambahnya.

Sebagai bagian dari puncak rangkaian acara, prosesi penyematan jabatan Ketua INKINDO Sumut Periode 2026–2030 dilakukan secara langsung oleh Ketua Umum DPN INKINDO, Erie Heryadi.

Harus Semakin

Sebelumnya, Ketua DPN INKINDO Erie Heryadi, saat membuka Musprov tersebut, mengatakan mengapresiasi pengurus DPP INKINDO Sumut yang telah melaksanakan berbagai program organisasi selama periode 2022-2026. Dia bilang, Musprov kali ini menjadi penanda untuk suksesi kepengurusan.

Erie Heryadi, juga memuji seluruh konsultan INKINDO di Sumut, yang menurutnya tetap konsisten untuk mendukung terealisasinya program pembangunan pemerintah di daerah, meskipun harus menghadapi berbagai dinamika yang menantang.

Ia menyampaikan beberapa perkembangan terkini jasa konsultasi, termasuk dari internal maupun eksternal INKINDO. Dari sisi internal, ia menekankan organisasi harus memberi benefit (keuntungan) ataupun manfaat nyata bagi anggota.

“Hal ini diterjemahkan dalam program-program organisasi yang konkrit dan bermanfaat bagi anggota. Dalam hal ini anggota bukan sebagai stakeholders, tetapi shareholders, atau sama-sama pemegang saham,” jelasnya.

Dari sisi eksternal, jelas Erie Heryadi, perjalanan konsultan INKINDO dipengaruhi faktor politik, ekonomi, sosial, dan teknologi, lingkungan dan legal. Pergantian era pemerintahan mempengaruhi orientasi pasar jasa konsultasi.

“Sebelumnya dari infrastruktur, kini pada swasembada pangan, energi dan hilirisasi, seperti jasa konsultasi di program MBG, juga di Kementerian Pertanian, yang membuka jasa non konstruksi. Jadi bapak ibu yang belum pernah bermain di jasa non konstruksi, mulailah untuk bekerja di non konstruksi,” sebutnya.

Lebih lanjut dikatakan Erie Heryadi, pasar jasa konsultansi juga dipengaruhi oleh perkembangan geopolitik seperti konflik di Timur Tengah, yang berdampak pada perekonomian Indonesia, khususnya pada harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Tak hanya itu, keterbatasan anggaran pemerintah membuat lahirnya proyek-proyek berbasis Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Sehingga konsultan INKINDO dituntut meningkatkan keahlian, inovasi dan mampu menciptakan nilai tambah dalam output yang dihasilkan. “Jadi kita harus semakin kreatif,” ujarnya.

Erie Heryadi juga menekankan, INKINDO baik di nasional dan provinsi, harus mampu berperan secara proaktif dalam mengusulkan regulasi baru yang lebih kompetitif dan kondusif untuk dunia jasa konsultan. (id142)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE