JAKARTA(Waspada.id): Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menyalurkan 108.075 paket sembako kepada masyarakat di 13 provinsi melalui program “Menebar Manfaat Bersama BPKH 2026” selama bulan Ramadan. Bantuan tersebut didistribusikan ke Sumatera Utara, Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Lampung, Banten, Bali, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Maluku, dan DKI Jakarta.
Berdasarkan data pelaksanaan program, dari total 110.000 paket sembako yang disetujui, sebanyak 108.075 paket telah dialokasikan untuk distribusi di berbagai daerah.
Sumatera Utara menjadi wilayah dengan alokasi terbesar yaitu 17.200 paket, disusul Jawa Timur sebanyak 10.425 paket dan Jawa Barat sebanyak 8.500 paket.
Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah, menegaskan program ini merupakan bagian dari kegiatan kemaslahatan BPKH untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan sekaligus menghadirkan manfaat sosial dari pengelolaan dana haji.
Ia menambahkan, pengelolaan dana haji tidak hanya ditujukan untuk mendukung penyelenggaraan ibadah haji, tetapi juga harus memberikan manfaat yang luas bagi umat.
“BPKH berkomitmen agar pengelolaan dana haji tidak hanya mendukung penyelenggaraan ibadah haji, tetapi juga memberikan dampak sosial yang nyata bagi umat. Melalui program Menebar Manfaat Bersama BPKH di bulan Ramadan ini, kami berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok serta memperkuat semangat berbagi dan kepedulian sosial,” ujar Fadlul, Rabu (11/3/2026).
Dalam pelaksanaannya, BPKH menggandeng sejumlah mitra kemaslahatan nasional untuk memastikan distribusi bantuan berjalan efektif dan tepat sasaran, di antaranya Baitulmaal Muamalat, NU Care-LAZISNU, Lazuq, Lazismu, Rumah Zakat, dan Baznas.
Anggota Badan Pelaksana BPKH Bidang Kemaslahatan, Sulistyowati, menjelaskan bahwa kerja sama dengan berbagai lembaga mitra dilakukan agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara lebih luas.
“Program ini merupakan wujud komitmen BPKH dalam menyalurkan nilai kemaslahatan dana haji kepada masyarakat.
Melalui kolaborasi dengan berbagai mitra kemaslahatan, kami berupaya memastikan distribusi bantuan berjalan efektif dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat di berbagai daerah,” kata Sulistyowati.
Hingga saat ini tercatat 76.075 paket telah terealisasi dalam proses distribusi, sementara sebagian lainnya masih dalam tahap pengadaan dan penyaluran di berbagai daerah.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui berbagai lembaga sosial, pesantren, masjid, serta organisasi masyarakat yang menjadi penerima manfaat di berbagai wilayah.



















