JAKARTA (Waspada.id): Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memperbarui data titik genangan air di DKI Jakarta. Hingga pukul 06.00 WIB pada Minggu (8/3), terdapat 48 RT dan 16 ruas jalan yang mengalami banjir.
Ketinggian air mulai dari 20 cm hingga 170 cm. Wilayah yang terdampak, terutama di area Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur.
“BPBD mencatat saat ini terdapat 48 RT dan 16 Jalan tergenang,” kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji dalam keterangannya, Minggu.
Berikut ini perincian data wilayah yang terdampak. Dimulai dari Jakarta Barat dengan titik banjir di 22 RT:
Kelurahan Kedaung Kali Angke: 4 RT
Ketinggian: 60-70 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi
Kelurahan Kedoya Selatan: 4 RT
Ketinggian: 30 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi
Kelurahan Kedoya Utara: 4 RT
Ketinggian: 20 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi
Kelurahan Sukabumi Selatan: 2 RT
Ketinggian: 100 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi
Kelurahan Joglo: 1 RT
Ketinggian: 65 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi
Kelurahan Kembangan Selatan: 5 RT
Ketinggian: 40-50 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Bendungan Kali Pelopor
Kelurahan Kembangan Utara: 2 RT
Ketinggian: 60 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Bendungan Kali Pelopor
Di Jakarta Selatan, terdapat 22 RT yang terdampak. Berikut ini perinciannya:
Kelurahan Cilandak Barat: 1 RT
Ketinggian: 120 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi
Kelurahan Cipete Utara: 3 RT
Ketinggian: 170 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi
Kelurahan Petogogan: 12 RT
Ketinggian: 20 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi, Luapan Kali Krukut dan Kali PHB Nipam
Kelurahan Pela Mampang: 1 RT
Ketinggian: 170 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi, Luapan Kali Mampang
Kelurahan Duren Tiga: 3 RT
Ketinggian: 60-100 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi
Kelurahan Cilandak Timur: 2 RT
Ketinggian: 120 cm
Penyebab: Curah Hujan Tinggi
Adapun di Jakarta Timur terdapat 4 RT di Kelurahan Halim Perdana Kusuma yang terdampak banjir. Ketinggian air mencapai 40-70 cm dengan curah hujan tinggi sebagai penyebab utama.
Selanjutnya, ada 16 ruas jalan yang tergenang air. Berikut ini perinciannya:
Jl. Srengseng Raya, Kel. Srengseng
Jl. Daan Mogot, KM 13, Kel. Rawa Buaya
Jl. Perumahan Green Garden (MCD), Kel. Kedoya Utara
Jl. Meruya Selatan, Kel. Meruya Selatan
Jl. Daan Mogot (Depan Victoria), Kel. Cengkareng Timur
Jl. Daan Mogot Halte Taman Kota, Kel. Kedaung Kali Angke
Jl. Kapten Pierre Tendean, Kel. Kuningan Barat
Jl. Cileduk Raya (Seskoal), Kel. Cipulir
Jl. Cileduk Raya (Kolong ITC), Kel. Cipulir
Jl. Cileduk Raya (Pom Bensin Shell), Kel. Ulujami
Jl. Bintaro Permai Raya ( H. Gari), Kel. Pesanggrahan
Jl. Beo, Kel. Pesanggrahan
Jl. Swadarma Raya, Kel. Ulujami
Jl. Puri Kembangan (Depan Sekolah SMK Budi Murni) Kel. Kedoya Selatan, Kel. Kedoya Selatan
Jl. Kramat Raya, Kel. Tugu Utara
Jl. Rawa Indah RT 003 RW 003, Kel. Pegangsaan Dua
Ketinggian air di berbagai ruas jalan tersebut berkisar antara 10 cm hingga 120 cm dengan curah hujan tinggi sebagai penyebab utamanya.
BPBD DKI menyatakan sudah mengerahkan sejumlah personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah.
Selain itu, koordinasi sudah terjadi antara unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat, lurah, dan camat setempat untuk melakukan penyedotan genangan serta memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat.
BPBD DKI Jakarta pun mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan.
Tangerang Selatan (Tangsel)
Hujan deras mengguyur wilayah Tangerang Selatan sejak Sabtu (7/3) malam dan menyebabkan banjir di sejumlah permukiman.
Terdapat delapan titik lokasi di Tangerang Selatan yang mengalami genangan air dengan ketinggian hingga 1 meter, yang berdampak pada ratusan kepala keluarga (KK).
“Laporan genangan atau banjir di Kota Tangsel, Minggu 8 Maret 2026 pukul 06.05 WIB,” ujar Penata Pelayanan Operasional Danton BPBD Tangerang Selatan, Diyan Wiryawan, dalam keterangannya, Minggu (8/3), melansir Detik.
Ketinggian air berkisar 10 cm hingga 110 cm. Berikut ini perincian titik banjir beserta ketinggian muka air dan jumlah KK yang terdampak:
Perumahan Pondok Safari RW 15, Kelurahan Jurangmangu Barat, Kecamatan Pondok Aren
Ketinggian air: 15-100 cm
Terdampak: 280 KK
Kampung Tembok Bolong RW 12, Rempoa Ciputat Timur
Ketinggian air: 45 cm
Terdampak: 55 KK
Perumahan Pondok Maharta RW 09 & RW 10, Kelurahan Pondok Kacang Timur
Ketinggian air: 25-110 cm
Terdampak: 450 KK
Perumahan Pondok Kacang Prima RW 17, Kelurahan Pondok Kacang Timur-Pondok Aren
Ketinggian air: 10-40 cm
Terdampak: 90 KK
Kavling Bulak Pondok Kacang Timur
Ketinggian air: 30-70 cm
Terdampak: 58 KK
Perumahan Taman Mangu 1 RW 06, Kelurahan Jurangmangu Barat-Pondok Aren
Ketinggian air: 25 cm
Terdampak: 90 KK
Jalan Oscar Raya RW 02, Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Pamulang
Ketinggian air: 10 cm
Terdampak: akses jalan utama warga
Jalan Ceger Raya-Taman Mangu, Kelurahan Jurangmangu Barat, Kecamatan Pondok Aren
Ketinggian air: 20-90 cm
Terdampak: akses jalan raya utama
Banjir ini menyebabkan gangguan aktivitas warga, terutama di kawasan yang terdampak cukup parah, seperti Pondok Maharta dan Pondok Safari.
Perumahan Pondok Maharta di Kelurahan Pondok Kacang Timur mengalami ketinggian air yang tertinggi hingga 1,1 meter. Jumlah warga yang terdampak pun paling banyak, yakni sebanyak 450 KK.
Adapun di Perumahan Pondok Safari, Kelurahan Jurangmangu Barat, tinggi air mencapai 100 cm dengan 280 KK yang terdampak.(cnni)












