Lewat Majalah Parlementaria
Setjen DPR Raih Anugerah Konsistensi Jurnalisme Humas
JAKARTA (Waspada.id): Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI melalui Biro Pemberitaan Parlemen meraih Anugerah Konsistensi Jurnalisme Humas Lembaga Negara dalam ajang Anugerah INDOPOSCO, berkat kiprahnya menjaga kesinambungan produk jurnalistik Majalah Parlementaria sejak pertama kali terbit pada 1968.
Kepala Biro Pemberitaan Parlemen Setjen DPR RI Muhammad Najib Ibrahim menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan. Menurutnya, anugerah tersebut menjadi pengakuan atas konsistensi Biro Pemberitaan Parlemen dalam menjamin keterbukaan dan akurasi informasi mengenai kinerja DPR RI kepada masyarakat luas.
“Penghargaan ini merupakan wujud dari konsistensi kami di Biro Pemberitaan Parlemen untuk memastikan bagaimana komunikasi DPR dengan publik dapat berjalan dengan baik, akurat, dan cepat, sehingga masyarakat mengetahui kinerja-kinerja DPR RI secara utuh,” ujar Najib di Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Ia menegaskan, sejak awal Majalah Parlementaria hadir sebagai media resmi DPR RI yang berfungsi menjembatani komunikasi antara lembaga legislatif dengan masyarakat. Melalui pemberitaan yang berimbang dan faktual, Parlementaria diharapkan mampu membangun pemahaman publik yang lebih komprehensif terhadap pelaksanaan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan DPR RI.
Najib menilai, penghargaan tersebut sekaligus menjadi dorongan moral bagi jajaran Biro Pemberitaan Parlemen untuk terus meningkatkan kualitas jurnalistik dan pelayanan informasi publik di tengah dinamika media yang terus berkembang.
“Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga kepercayaan publik dan meningkatkan kualitas pemberitaan, khususnya dalam menyampaikan kinerja DPR RI secara profesional,” katanya.
Lebih lanjut, Najib menjelaskan bahwa meski tren media cetak mengalami penurunan, Majalah Parlementaria tetap berupaya beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan informasi masyarakat. Inovasi terus dilakukan agar produk jurnalistik DPR RI tetap relevan dan dapat diakses oleh berbagai lapisan masyarakat.
“Walaupun tren media cetak menurun, kami tetap berkomitmen melakukan inovasi dengan dukungan sumber daya manusia yang ada, agar Majalah Parlementaria bisa mengikuti perkembangan teknologi dan informasi saat ini, sekaligus tetap memenuhi kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Menurut Najib, penguatan kualitas konten dan distribusi informasi menjadi kunci agar Majalah Parlementaria tetap berperan sebagai referensi utama publik dalam memahami aktivitas parlemen.
Ia juga mendorong tim redaksi untuk terus mengembangkan diri dan memperluas jangkauan distribusi informasi secara lebih masif.
“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan Parlementaria sebagai sumber informasi kegiatan DPR RI. Kepada tim redaksi, kami dorong untuk terus mengembangkan diri agar produk jurnalistik ini bisa menjangkau lebih banyak kalangan masyarakat,” tutupnya.(id10)











