PDIP Dorong Digitalisasi Komunikasi Massa Dan Upaya Tingkatkan UMKM

  • Bagikan

JAKARTA (Waspada): Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terus mendorong modernisasi di partai dengan media digital di dalam komunikasi serta mendorong usaha mikro, kecil menengah (UMKM) kerakyatan.

Dalam MPP, terdapat aplikasi yang mewadahi seluruh kader PDIP. Dalam aplikasi itu, pelaku UMKM PDIP juga bisa memasarkan produknya sehingga memperluas pasarnya. RedMe turut meramaikan gelaran Gebyar Senam Cinta Tanah Air (Sicita).

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan terobosan itu dilakukan melalui Media Pintar Perjuangan (MPP) yang digagas oleh Ketua DPP M. Prananda Prabowo. Termasuk atribut busana dan aksesoris khas PDIP, RedMe.

“Mas Prananda Prabowo sudah sampaikan dalam video MPP, untuk terus menjadi media di antara kader partai dan juga RedMe,” kata Hasto dalam sambutannya dalam acara Gebyar Sicita di areal Monumen Pembebasan Irian Barat, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (4/3/2023).

Hasto mengatakan bahwa dalam menghadapi Pemilu yang tinggal 346 hari lagi diperlukan stamina yang prima dan energi yang besar untuk menyapa rakyat.

Tak hanya itu, kedisiplinan dalam mengikuti setiap tahapan Pemilu juga dibutuhkan. Sehingga, Senam Sicita ini mengajarkan untuk terus bersemangat serta terus menjaga kesehatan menghadapi Pemilu pada 14 Februari 2024, mendatang.

“Amanat konstitusi menyatakan Pemilu dilaksanakan setiap 5 tahun, memerlukan energi besar, kedisiplinan untuk mengikuti setiap tahapan pemilu, perlu keteguhan kita agar tak mudah loyo mengikuti seluruh tahapan Pemilu,” kata Hasto.

“Maka senam Sicita mengajarkan kita, menjaga energi kita, membangun endurance, semangat, dan kegembiraan untuk kita mengikuti seluruh tahapan pemilu, perlu kesehatan alam pikiran, alam rasa, mental spriritual,” tegas Hasto.

Tak hanya senam Sicita, Hasto menyebut bahwa Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri selalu mengingatkan bahwa berpolitik di partai berlambang banteng moncong putih itu tak hanya sekadar mengejar elektoral.

Termasuk pentingnya memperhatikan kecukupan gizi, protein dan vitamin bagi Ibu dan anak. Karena, dengan terpenuhinya kebutuhan gizi bagi Ibu dan anak, akan membangun kecerdasaan bangsa di masa depan.

“Arahan Bu Mega membangun keluarga sehat, karena dari keluarga lah akan terbangun budi pekerti baik. Dengan manajemen keluarga yang baik, hadir upaya mencerdaskan kehidupan bangsa ditanamkan,” jelas Hasto.

Karenanya, PDIP mendorong seluruh kader agar turun masyarakat tentang pentingnya hidup dalam lingkungan bersih dan makanan sehat bergizi khususnya bagi anak. Saat ini Indonesia masih menghadapi tantangan stunting. Jika stunting dibiarkan, masa depan Bangsa Indoensia terancam karena bukan hanya anak-anak akan pendek, namun kapasitas otaknya bermasalah sehingga sulit untuk menjadi cerdas.

“Maka bergerak, datangi keluarga-keluarga, sampaikan salam dari Pak Jokowi dan Ibu Megawati, bantu agar hidup sehat dan lingkungannya bersih. Tanami lingkungan dengan sayuran sehat. Datangi RT/RW agar mengusahakan ada peternakan ayam buras untuk memastikan kecukupan gizi anak balita,” urai Hasto.

“Berpolitik bagi PDIP itu membumi, menanam dan memelihara lingkungan. Bergeraklah terus turun di tengah rakyat karena itulah PDIP,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Hasto pun mengungkapkan alasan Lapangan Banteng jadi tempat acara, dimana ada Monumen Pembebasan Irian Barat.

“Kita senam di sini, karena disini kita gelorakan semangat ketika Bung Karno berhasil wujudkan kesatuan geopolitik Indonesia, bahwa sabang sampai marauke adalah satu kesatuan geopolitik, satu kesatuan nasional, satu kesatuan cita-cita,” tandasnya.

Usai sambutan Hasto, RedMe pun mengambil bagian memeriahkan acara itu.

Sejumlah model memperagakan busana dan aksesoris khas milenial dengan nuansa PDIP.
Belasan model melakukan peragaan busana atau fashion show di hadapan ribuan kader PDIP.

Masing-masing model menunjukkan kebolehannya dengan melenggak-lenggok di atas catwalk seadanya.

Para kader pun tampak penasaran dengan busana yang dipakai dengan nuansa warna mayoritas merah, hitam, dan putih.

Pembawa acara pun menyampaikan kepada para kader bahwa busana dan aksesoris itu bisa dibeli di gerai RedMe yang sudah disediakan di belakang atau pintu ke luar Monumen Pembebasan Irian Barat.

Acara ini turut dihadiri Ketua DPP Eriko Sotarduga dan Anggota DPR RI Putra Nababan. Hadir juga Ketua DPD PDIP DKI Jakarta Adi Wijaja dan Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Gembong Warsono. (irw)

*

  • Bagikan