Pemerintah Dan DPR Perlu Buat UU Provinsi Kepulauan

  • Bagikan
Pemerintah Dan DPR Perlu Buat UU Provinsi Kepulauan
Foto bersama pada pembukaan Forum Komunikasi dan Sosialisasi, Jumat (23/2/2024), di Batam, Kepulauan Riau. (Ist)

BATAM (Waspada): Anggota Komisi I DPR RI, Mayjen TNI.Mar, (Purn) Sturman Panjaitan SH mengingatkan pemerintah dan DPR perlu membuat Undang-Undang Provinsi Kepulauan untuk mendukung pembangunan di wilayah kepulauan, terutama bidang transportasi dan komunikasi yang kini sangat dibutuhkan.

Bagi masyarakat Kepulauan Riau (Kepri) pasti dapat membayangkan bagaimana sangat pentingnya transportasi dan komunikasi.

“Itulah salah satu ciri dari Provinsi Kepulauan yang undang-undangnya pun sampai hari ini belum bisa kita dibuat.

Diperlukan undang-undang karena perlakuannya harus berbeda dengan provinsi lain yang notabene wilayahnya adalah daratan,”ungkap Sturman Panjaitan pada Press Gathering Wartawan Parlemen, Sinergi DPR RI dan Wartawan Parlemen dalam mendukung Batam sebagai Kawasan Ekonomi Khusus di Hotel Aston, Batam, Kepulauan Riau, Jumat (23/2).

Bagi Sturman Anggota Dewan Fraksi PDI Perjuangan yang mewakili Kepulauan Riau itu undang-undang itu diperlukan bukan hanya untuk Kota Batam.

“Provinsi Kepulauan Riau ini terdiri dari 2000 Pulau lebih, 96 persen wilayahnya adalah laut hanya 4 persen darat.

Jadi kita bisa bayangkan bagaimana transportasi dan komunikasi itu sangat penting bagi masyarakat Kepulauan Riau,”ujar Sturman.

Khusus mengenai Batam, yang berada di Kepulauan Riau menurut Sturman, memiliki banyak keistimewaan. Bahkan dia menyebut Batam merupakan kota impian. Tetapi kalau kita melihat dengan jeli, Batam itu hanya bagian kecil dari Kepulauan Riau yang terdiri dari 12 kecamatan yang sekarang ini sedang menghitung suara di kecamatan juga.

“Bagi orang Batam seperti saya ini, Batam adalah tempat mereka mengadu nasib, mereka lebih banyak ke kota Batam daripada ke kota-kota lain di Indonesia,”ungkapnya.

Politisi PDIP ini menjelaskan mengapa Batam menjadi salah satu kota impian. Hal itu lantaran kota Batam begitu menjanjikan, apalagi 10 tahun kebelakang, kota Batam begitu menariknya.

“Jadi nggak heran kalau Pak Indra membawa kemari (Batam) karena Batam itu menarik sekali untuk para wisatawan- wisatawan lokal. Apalagi wisatawan
Singapore dan Malaysia, masyarakatnya setiap akhir pekan sabtu minggu itu penuh dengan orang-orang Singapura dan Malaysia. Kemarin tanggal 10 sampai selanjutnya Hotel di Batam ini penuh, karena begitu banyaknya orang yang datang ke Batam,”kata Sturman.

Selain itu Sturman mengungkapkan, kota Batam adalah kota yang sangat maju, khususnya bidang teknologi antara lain IT, pasalnya Batam berdekatan langsung dengan negara maju diantaranya Singapura dan Malaysia.
Untuk itu Sturman mengharapkan pentingnya juga
sinergi DPR RI dan wartawan parlemen, mendukung Batam sebagai kawasan ekonomi khusus.

“Saya tadi berdiskusi dengan bapak Irfan, waktu kami membuat Undang-Undang Cipta Kerja, salah satu pimpinan di BP Batam itu sebenarnya adalah profesional. Mengapa profesional, agar tidak disamakan dengan kepala daerah di sini.

Selain itu, banyak para pekerja Indonesia yang tinggal di Batam tetapi bekerja di Singapura dan kota ini akan terus maju,”tukas Sturman.(j04)

  • Bagikan