Nusantara

Rakor Dengan Menkopolkam, DPD RI Sampaikan Aspirasi Daerah

Rakor Dengan Menkopolkam, DPD RI Sampaikan Aspirasi Daerah
Suasana rapat konsultasi DPD RI dengan Menkopolkam. (ist)
Kecil Besar
14px

JAKARTA (Waspada.id): Menindaklanjuti aspirasi daerah sebagai bahan pertimbangan dalam perumusan kebijakan nasional, terutama yang berkaitan dengan dinamika politik dan keamanan di daerah, DPD RI menggelar rapat konsultasi dengan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago.

Dalam rapat itu, Wakil Ketua DPD RI GKR Hemas menyampaikan sejumlah isu strategis antara lain potensi kerawanan sosial politik, penguatan peran pemerintah daerah, perlindungan data pribadi dan keamanan siber, akurasi data kependudukan, serta dampak kebijakan fiskal terhadap stabilitas daerah. Selain itu, dia menegaskan pentingnya sinergi pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas nasional.

Lebih lanjut GKR Hemas menegaskan bahwa isu politik dan keamanan bukan hanya urusan pemerintah pusat, tetapi juga merupakan denyut kehidupan masyarakat daerah.

“Sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah menjadi kunci menjaga stabilitas politik dan keamanan serta ketahanan nasional. Untuk itu, DPD RI mendorong tindak lanjut konkret aspirasi daerah, pembahasan Rancangan Undang-Undang Program Legislasi Nasional (RUU Prolegnas) Prioritas 2026, serta perhatian terhadap aspirasi pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB),” ujarnya melalui relis yang diterima, Selasa (10/2/2025) di Jakarta.

Sementara itu, Ketua Komite I DPD RI, Andi Sofyan Hasdam menjelaskan pertemuan ini menjadi forum strategis untuk menjembatani aspirasi masyarakat daerah yang dihimpun para anggota DPD RI saat melaksanakan kegiatan di wilayah masing-masing. Salah satu isu utama yang dibahas adalah usulan pemekaran daerah.

Saat ini tercatat ratusan usulan pemekaran provinsi, kabupaten, dan kota dari berbagai wilayah di Indonesia. Proses tersebut membutuhkan perhatian serius pemerintah, termasuk peran Wakil Presiden selaku Ketua Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah.

“Melalui rapat konsultasi ini, DPD RI berharap terbangun sinergi yang lebih kuat antara pemerintah pusat dan daerah, sehingga berbagai aspirasi masyarakat dapat ditindaklanjuti secara konkret demi memperkuat tata kelola pemerintahan dan pembangunan nasional,” jelas Andi Sofyan.

Selain pemekaran wilayah, DPD RI juga mendorong percepatan pembahasan RUU Daerah Kepulauan sebagai wujud penguatan karakter Indonesia sebagai negara kepulauan. Di samping itu, isu perlindungan dan pengakuan masyarakat adat juga menjadi komitmen penting yang terus diperjuangkan, khususnya melalui Komite I DPD RI.

Menanggapi hal itu, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago menegaskan pentingnya pendekatan pencegahan dan partisipasi masyarakat dalam menjaga stabilitas politik dan keamanan. Hasil rapat diharapkan memperkuat perumusan kebijakan nasional yang responsif, komprehensif, dan berkeadilan berbasis aspirasi daerah.

“Beberapa fokus utama meliputi penguatan stabilitas politik daerah, akurasi data kependudukan dan kebijakan Dana Transfer ke Daerah, keamanan informasi dan perlindungan data pribadi, serta peningkatan keamanan dan ketertiban di ruang publik,” jelasnya. (id10)

Update berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran favoritmu akses berita Waspada.id WhatsApp Channel dan Google News Pastikan Kamu sudah install aplikasi WhatsApp dan Google News.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE