JAKARTA (Waspada.id): Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) merupakan generasi aparatur yang adaptif, berdaya saing, dan siap menjadi penggerak perubahan birokrasi. Sebab itu, kehadiran PPPK di Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI bukan sekadar pelengkap, melainkan pilar penting dalam sistem birokrasi modern yang berbasis pada kompetensi dan kinerja.
“PPPK hari ini adalah generasi yang tidak takut perubahan, tetapi justru menjadi penggerak perubahan. Generasi yang akan mempercepat terwujudnya birokrasi yang bersih, lincah, responsif, dan berorientasi pada hasil atau dampak,” ujar Indra Iskandar saat membuka Orientasi PPPK Gelombang II Tahun 2026, di Ruang KK II, Gedung Nusantara DPR RI, Jakarta, Rabu (21/1/2026).
Oleh karena itu, Indra berpesan agar orientasi PPPK sebagai momentum strategis untuk menyamakan visi, membangun etos kerja, serta menanamkan nilai-nilai dasar aparat sipil negara (ASN) yang berakhlak, profesional, dan bertanggung jawab.
“Orientasi ini bukan hanya soal tugas dan aturan, tetapi pembentukan karakter, kesiapan menghadapi masa depan, dan membangun ASN yang adaptif,” tegasnya.
Di tengah dinamika perubahan yang cepat, Indra menilai hanya aparatur yang mau terus belajar, berinovasi dan mampu bertahan serta memberikan dampak nyata bagi organisasi. Ia mengajak seluruh PPPK membangun budaya kerja yang sehat, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil.
“Kita tidak membutuhkan superman, yang kita butuhkan adalah super team. Tim yang kuat, solid, dan bekerja bersama untuk menciptakan kecepatan serta kualitas pelayanan,” tandasnya.
Indra juga mengingatkan para PPPK diterima melalui kebijakan afirmasi, sehingga hal tersebut harus dijadikan sebagai tanggung jawab moral untuk bekerja lebih sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh semangat. Menurutnya, semangat kerja yang tulus akan tercermin dalam kualitas pelayanan yang cepat, cermat, dan akurat.
Dalam kesempatan itu, Indra Iskandar menegaskan komitmen penegakan aturan secara tegas. Ia menjelaskan mekanisme evaluasi dan penindakan terhadap PPPK dapat dilakukan dengan cepat apabila ditemukan kinerja yang tidak sesuai atau pelanggaran disiplin.
“Amanah ini harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Banyak yang ingin berada di posisi ini, jadi manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya,” tegasnya.
Sluruh peserta diharapkan mampu mempersiapkan diri menjadi bagian dari keluarga besar Sekjen DPR RI dan menjalani pengabdian dengan integritas serta dedikasi tinggi.
“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, kegiatan Orientasi PPPK Gelombang II Tahun 2026 di lingkungan Sekretariat Jenderal DPR RI secara resmi saya nyatakan dibuka,” pungkas Sekjen DPR RI Indra Iskandar. (id10).










