Atlet Sepatu Roda Sumut Latihan Di Semarang 

  • Bagikan
Atlet Sepatu Roda Sumut Latihan Di Semarang 
SEJUMLAH atlet sepatu roda Sumut berlatih fisik sebagai persaiapan menghadapi PON 2024. Waspada/Ist

MEDAN (Waspada): Atlet Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Sumatera Utara saat ini lebih banyak menggelar latihan di luar daerah.

Saat ini ada 16 atlet sepatu roda Sumut yang mengikuti Pelatda PON XXI Aceh-Sumut 2024. Persiapan terus dilakukan, termasuk berlatih di luar Sumatera.

Pelatih Sepatu Roda Sumut, Fahmi F Ramadhan didampingi Pelatih Fisik Bima Anugrah Putra Saing menjelaskan para atlet saat ini lebih banyak berlatih di Pulau Jawa, yakni Semarang. Alasannya lintasan sepatu roda di Medan masih direnovasi.

“Latihan teknik otomatis lebih banyak di Semarang karena kondisi lapangan di sana ready. Di Medan sebenarnya ada dua, Cadika dan Disporasu. Cadika itu cuma standar klub, lapangan juga licin. Sedangkan lintasan di Disporasu sedang direnovasi,” ucap Fahmi F Ramadhan saat Visitasi Tim Posko Publikasi PON 2024 Wilayah Sumut yang dipimpin Arma Winarti Hasibuan mewakili Pemprov Sumut di SCBD Polonia, Selasa (5/12).

Sembari menunggu lintasan tuntas, pihaknya membagi waktu latihan atlet. Ada yang di Medan tetap menggunakan lintasan Cadika dan sisanya di Semarang.

“Saat ini di Medan ada 8 atlet, di Semarang juga 8 atlet. Di Medan latihan di Cadika Senin, Rabu dan Jumat,” sebutnya.

Kendala lainnya coba mereka uraikan. Terutama dari segi peralatan latihan. Untuk latihan teknik, kebutuhan roda sangat penting. “Dalam setahun ada 7 sampai 10 lomba. Sedangkan roda sekali pakai itu habis. Jadi kami butuh bantuan roda. Sejauh ini belum ada,” kata Fahmi.

“Untuk latihan fisik butuh box jump, gawang dan ladder drill. Itu belum ada. Makanya kita inisiatif member di gym. Ini dana pribadi atlet. Untuk hasil dari tes fisik yang sudah kita jalani selama 2 tahun ini perkembangannya baik sekali,” tutur Bima menambahi.

Bicara target 1 emas pada PON 2024, pihaknya mengakui masih on the track. Target tersebut diakui cukup realistis mengingat di PON Papua 2021 lalu, Sumut dapat 2 perak.

“Target tidak muluk-muluk, sesuai kemarin itu 1 emas dan 2 perak. Jumlah perak tidak berkurang dari Papua kemarin,” sambungnya.

Arma Winarti Hasibuan mewakili Disporasu yakin kendala yang dihadapi para atlet sepatu segera teratasi. “Insyah Allah, pengajuan sudah masuk dan sudah diproses untuk anggaran 2024. Kita berharap atlet sukses dan kalau bisa target bertambah. Jadi harus tetap semangat latihannya,” pesannya.

Sepatu roda Sumut saat ini memperispan 16 atlet untuk PON 2024. Mereka adalah Aulia Abdul Gafar, M Khadafi, M Lufti, Khansa Fazian Oneal, Daniel Gasita Firmansyah, Allan Chandra M, M Fakhri, M Dzaky Almaira, Khansa Nayra Q, Zahra Nabila, Ghinayal Alifa Amri, Laura Ivana Tesalonika, Vania Atika Putri, Tiara Hayyu S, Maghfira Gustina, dan Khalisa Putri.

Para atlet diasuh empat pelatih, yakni Dewantara Pandji Prasetyo, Denta Iswara Kiranasari, Fahmi F Ramadhan, dan Bima Anugrah Putra Saing. (m18)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *