Disdik Aceh Lepas Karate Ikut Kejurnas

  • Bagikan
Disdik Aceh Lepas Karate Ikut Kejurnas
DINAS Pendidikan Aceh melepas tiga siswa dari tujuh atlet karate yang akan mewakili Aceh di kejurnas karate di Jakarta dan juga persiapan menuju PON Aceh-Sumut 2024, Senin (15/1). Waspada/Ist

BANDA ACEH (Waspada): Tujuh atlet karate Aceh akan berlaga di Kejuaraan Nasional Piala Menpora RI di Jakarta Timur pada 19-21 Januari 2024.

Tiga dari tujuh atlet tersebut adalah siswa dari SMAN 2 Banda Aceh dan SMA Keberbakatan Olahraga Negeri (SMAKON) Aceh. Kejuaraan ini menjadi ajang persiapan mereka menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut 2024.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Asbaruddin, resmi melepas secara simbolis para atlet di Oproom Dinas Pendidikan Aceh, Senin (15/1).

Asbaruddin mengatakan Pemerintah Aceh mendukung penuh karate sebagai salah satu cabang olahraga berpotensi menorehkan prestasi di PON Aceh-Sumut. Ia berharap para atlet karate dapat berjuang maksimal dan mendulang medali emas.

“Kami terus memberikan support dan motivasi kepada siswa dalam meraih prestasi. Kita targetkan para peserta bisa mendulang emas,” ujarnya.

Salah satu atlet karate yang dilepas, Gebrina Najwa Andini, siswa kelas 3 SMAN 2 Banda Aceh mengaku sudah siap menghadapi PON Aceh-Sumut. Ia mengatakan, pelatih karate Aceh terus melatihnya baik dari fisik, mental, maupun teknik.

“Alhamdulillah pelatih terus melatih kami dengan baik. Kami juga berkesempatan mengikuti kejuaraan sebelumnya dengan ikut event-event yang ada. Pada Kejurnas keenam ini Insya Allah bisa mendapatkan hasil terbaik,” ungkapnya.

Pelatih karate Aceh, Sihan Arie Marzuki, mengapresiasi dukungan penuh yang diberikan Dinas Pendidikan Aceh kepada atlet karate. “Sepanjang tahun 2023, sebanyak 31 medali berhasil direbut oleh para atlet kami yang merupakan binaan Dinas Pendidikan Aceh dan KONI Aceh dari berbagai kejuaraan yang telah diikuti,” katanya.

Kepala SMAN 2 Banda Aceh, Jamaluddin, mengapresiasi semangat dan prestasi atlet karate yang berasal dari sekolahnya. Ia mengatakan meskipun beban akademik dan olahraga cukup berat, para siswa tetap mampu menyeimbangkan keduanya.

Kepala SMAKON, Ahfas, juga menyampaikan hal senada. Ia mengatakan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Aceh terkait pembenahan ke depan pengelolaan keolahragaan yang melibatkan Disdik dan pihak sekolah.

Dalam mendukung olahraga karate Aceh, Plh Kadisdik Aceh Asbaruddin juga menyampaikan bahwa Disdik Aceh akan meluncurkan program pengembangan sekolah karate pada Februari 2024. Program ini bertujuan untuk mencetak atlet karate dari tingkat SD, SMP, dan SMA.

“Program akan dilaunching dan akan dilaksanakan di kantor cabang Dinas Pendidikan wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar. Kami berharap program ini dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas atlet karate di Aceh,” katanya. (b01)

  • Bagikan