ZENICA (Waspada.id): Pelatih Timnas Italia, Gennaro Gattuso menyambut antusias menghadapi Bosnia dan Herzegovina di laga final playoff Piala Dunia 2026.
Duel tersebut akan digelar di Zenica, Bosnia dan Herzegovina pada Rabu (1/4) dini hari WIB setelah Italia menyingkirkan Irlandia Utara dan Bosnia lolos usai menang adu penalti atas Wales.
“Siapa pun yang bermain sepakbola, hidup untuk momen seperti ini. Secara pribadi, saya merasakan ketegangan yang luar biasa, dan tidak ada yang lebih baik dari itu. Jika Anda tidak merasakannya, lebih baik berhenti bermain atau pulang sebagai pelatih,” ujar Gattuso kepada Sky Sport Italia, Selasa (31/3).
Italia melangkah ke final playoff setelah menang 2-0 atas Irlandia Utara di semifinal. Sandro Tonali membuka keunggulan sebelum Moise Kean memastikan kemenangan.
Di sisi lain, Bosnia dan Herzegovina lolos dengan dramatis setelah menyingkirkan Wales lewat adu penalti 4-2 di Cardiff, setelah bermain imbang di waktu normal.
Edin Dzeko yang kini berusia 40 tahun turut mencetak gol penyeimbang dalam pertandingan tersebut.
Gattuso menegaskan timnya memahami besarnya tekanan dalam laga ini, mengingat Italia gagal tampil di dua edisi Piala Dunia sebelumnya, yakni 2018 dan 2022, meski sempat menjuarai Euro 2021.
“Kami tahu banyak yang dipertaruhkan. Kami sadar Italia absen di dua Piala Dunia terakhir, tetapi energi itu harus kami simpan untuk pertandingan, bukan dihabiskan sebelumnya,” kata Gattuso.
Dia juga menilai perkembangan tim dalam beberapa bulan terakhir cukup signifikan, terutama dari segi mentalitas dan daya juang.
“Dalam tujuh bulan terakhir, tim ini berkembang pesat. Mungkin kami tidak selalu bermain indah, tapi itu tidak masalah. Sejarah kami menunjukkan bahwa dengan mentalitas, rasa lapar, dan kemampuan menghadapi kesulitan, kami bisa meraih hal-hal luar biasa,” ujarnya. (id08/rtr)


















