Ginting Semifinal, Gregoria Menanggung Malu

  • Bagikan
Ginting Semifinal, Gregoria Menanggung Malu
PBSI

JAKARTA (Waspada): Anthony Sinisuka Ginting (foto) melaju ke semifinal Indonesia Masters 2024 setelah mengalahkan pebulutangkis Singapura, Loh Kean Yew 21-17, 21-19 di Istora Gelora Bung Karno Jakarta, Jumat (26/1).

Ginting memulai laga dengan keunggulan 3-0. Ginting kemudian unggul hingga kedudukan 10-6. Loh Kean Yew sempat merebut tiga poin beruntun namun Ginting bisa memimpin 11-10 di interval gim pertama.

Selepas interval, Ginting sempat kehilangan ritme permainan. Loh Kean Yew bisa menyamakan kedudukan di angka 12-12 dan kemudian berbalik unggul 15-13. Ginting lalu melakukan balasan. Ia merebut lima poin beruntun dan kembali memimpin di angka 18-15.

Smes silang yang dilepaskan oleh Ginting setelah reli panjang berbuah angka. Loh Kean Yew sudah menjatuhkan diri untuk menjangkau shuttlecock tersebut namun ia masih gagal melakukannya.

Ginting kemudian merebut game point pada angka 20-16. Setelah gagal di kesempatan pertama, Ginting akhirnya menutup gim pertama dengan kemenangan 21-17. Pada gim kedua, Ginting memulai laga dengan keunggulan 4-1 dan terus memimpin poin untuk mengakhiri laga dengan kemenangan.

Di semifinal, Ginting melawan pebulutangkis Kanada, Brian Yang. Sedangkan semifinal lainnya mempertemukan Anders Antonsen (Denmar) dan Kunlavut Vitidsarn (Thailand).

Dari sektor tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung mengaku sangat kecewa tersingkir di perempatfinal Indonesia Masters 2024 usai dikalahkan wakil Jepang Nozomi Okuhara 20-22. 11-21. Pada laga itu, Jorji, sapaan akrab Gregoria, mengaku sangat kecewa dengan permainannya terkhusus di gim kedua dimana ia kalah dengan selisih 10 poin dengan skor 11-21.

“Saya merasa kecewa dan juga malu mengingat penampilan saya seharusnya tidak mudah untuk menyerah. Sebagai pemain yang ada di posisi ranking 10 besar dunia, saya seharusnya tidak boleh menunjukkan permainan seperti di gim kedua,” kata Jorji seusai laga.

“Saya kurang yakin dengan serangan yang akan saya gunakan di laga ini. Saat saya tertekan, saya menjadi bingung menggunakan pola serangan yang dilakukan,” tambahnya.

Dengan hasil ini Jorji kembali gagal memenangi laga saat menghadapi Okuhara dari tujuh pertemuan terakhir. Tercatat pada perjumpaan terakhir di 16 besar China Masters 2023, Jorji juga menyerah dari tunggal putri ranking 23 dunia tersebut.

Pada nomor ganda putra, Fajar Alfian fokus menyiapkan kondisi fisik jelang melawan rekan senegaranya Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin di semifinal. Peraih medali emas All England 2023 tersebut mengungkapkan bahwa Leo/Daniel telah saling mengerti dengan gaya permainannya bersama Muhammad Rian Ardianto.

“Kami pribadi bersyukur Alhamdulillah karena akhirnya ada wakil Indonesia yang berada di final walaupun belum tahu besok antara kami atau Leo dan Daniel dan yang pasti persiapannya untuk besok kami sudah sama-sama tahu (gaya permainan), jadi kami lebih mempersiapkan untuk jaga kondisi dan lebih menjaga mental dan fokusnya saja,” kata Fajar.

Fajar/Rian menaklukkan Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri di babak perempatfinal dalam pertandingan dua gim langsung, 2-0 (21-13 dan 21-12).

Pada sektor ganda putri, perjuangan satu-satunya wakil ganda putri Indonesia Lanny Tria Mayasari/Ribka Sugiarto di Indonesia Masters 2024 berlanjut ke laga semifinal setelah memenangi duel perempatfinal melawan wakil Belanda, Debora Jille/Cheryl Seinen 21-10, 21-16.

Di semifinal, Lanny/Ribka akan menghadapi pasangan China Liu Sheng Shu/Tan Ning setelah ganda putri peringkat lima dunia itu menuntaskan laga mengalahkan wakil Malaysia Tan Pearly/Thinaah Muralitharan dengan skor 21-16, 21-9. (m18/ant/cnni)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *