Indonesia Bisa Kalahkan Australia

  • Bagikan
Indonesia Bisa Kalahkan Australia
SKUAD Timnas Indonesia diyakini mampu mengalahkan Australia pada laga babak 16 Besar Piala Asia 2023 Qatar, Minggu (28/1). AP

JAKARTA (Waspada): Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo optimistis Timnas Indonesia bisa menang melawan Timnas Australia pada babak 16 Besar Piala Asia 2023 Qatar.

“Ya, pastinya dengan keyakinan dan juga motivasi yang positif, saya yakin dari Timnas yang sudah dibentuk hari ini dengan berbagai kolaborasinya. Yang penting mainnya dengan ikhlas, tidak ada tekanan, saya rasa Insya Allah bisa mencapai permainan yang sangat baik,” kata Menpora Dito Ariotedjo, Jumat (26/1).

Dalam rangka memberikan dukungan kepada Asnawi dan kawan-kawan, Menpora Dito mengajak masyarakat untuk nonton bareng laga Indonesia melawan Australia di Lapangan Graha Kemenpora, Senayan, Jakarta pada Minggu (28/1).

“Minggu ini rencananya Kemenpora mengadakan nonton bareng di lapangan. Jadi terbuka untuk seluruh masyarakat dan pendukung bola, tinggal ke Kemenpora saja. Kira-kira serulah,” sebut Menpora Dito.

Menpora memberikan prediksi skor untuk laga tim asuhan Shin Tae-yong melawan tim berjuluk Soceroos tersebut. Dito memprediksi pertandingan akan berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan tim Garuda.

“Satu kosong, yang penting menang tidak apa-apa. Yang penting menang atau minimal seri itu keren sekali. Semoga bisa lolos ke delapan besar. Ini pasti akan menjadi suntikan positif lagi untuk olahraga Indonesia,” beber Menpora.

Timnas Indonesia seharusnya memang tak perlu gentar melawan Timnas Australia yang

lolos dari Grup B sebagai pemuncak klasemen, mencatatkan kemenangan 2-0 atas India, skor 1-0 atas Suriah imbang lawan Uzbekistan 1-1 pada partai terakhir mereka.

Hasil-hasil ini membuat Timnas Australia mendapat banyak kritik di negaranya. Sydney Morning Herald menulis bagaimana pasukan Graham Arnold itu “tidak memiliki rencana substantif untuk mencetak gol di luar permainan sayap, umpan silang, dan bola mati.”

Arnold membalas kritikan yang datang kepadanya dengan mengatakan pemain asuhannya tidak menunjukkan ketajaman depan gawang. “Saya pikir kami bermain sepakbola kombinasi baik. Kami memainkan sepakbola menyerang bagus, tetapi (yang jadi masalah) adalah umpan terakhir, cutback atau penyelesaian akhir,” ujarnya.

“Hal tersebut bergantung pada masing-masing individu. Setiap individu harus mampu mencetak gol ke gawang lawan. Saya tidak dapat melakukan hal tersebut.”

Arnold menekankan bahwa tim ini adalah skuat baru yang jauh berbeda dari komposisi Australia di Piala Dunia 2022. Timnas Australia kini hanya membawa 12 pemain dari tim yang berlaga hingga babak 16 besar Piala Dunia sebelum kalah dari Argentina tersebut.

“Jadi, saya memadukan dan menyatukan skuat yang baru. Saya hampir menggunakan semua pemain di fase grup,” tuturnya.

Timnas Indonesia terakhir bertemu Australia pada laga Kualifikasi Piala Asia, 3 Maret 2010. Ketika itu, Australia menang 1-0 di Brisbane berkat gol Mark Milligan.

Seperti diketahui, Timnas Indonesia sempat berada di ujung tanduk lantaran menunggu hasil pertandingan di grup lain untuk lolos. Garuda berhak meraih tiket 16 besar setelah Kirgistan bermain imbang 1-1 lawan Oman pada laga terakhir Grup F.

Skenario kelolosan yang dibutuhkan dari laga itu adalah Oman tidak mengambil poin penuh dari Kirgistan. Sebelum ini, Oman punya satu poin hasil dari menahan Thailand 0-0. Timnas Indonesia mengambil tiga poin dari tiga laga di fase grup Piala Asia 2023 yang datang berkat kemenangan kontra Vietnam. Indonesia menjadi tim kedua dari Asia Tenggara yang lolos ke babak 16 besar Piala Asia 2023.

Tim yang pertama lolos adalah Thailand. Sementara dua tim lainnya dari Asia Tenggara yaitu Malaysia dan Vietnam terhenti langkahnya di babak penyisihan grup.

Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong mengungkapkan kebahagiaannya ketika skuad asuhannya mengukir sejarah lolos ke babak 16 besar Piala Asia untuk pertama kalinya. “Kami sangat bersyukur, hari ini saya sangat happy. Terima kasih banyak,” ungkap Shin.

“Walaupun kita satu kali menang dan dua kali kalah, tapi para pemain bekerja keras di setiap pertandingan. Itu mungkin yang mempengaruhi hasil saat ini,” kata Shin.

Shin sangat bersyukur bisa membawa timnya ke luar dari fase grup. Ia mengapresiasi kerja keras Asnawi Mangkualam dan kawan-kawan dalam setiap pertandingan yang dimainkan.

“Tanpa kerja keras mungkin Yang di Atas tidak memberikan kesempatan seperti ini. Tuhan tahu bagaimana kerja keras kita untuk ke 16 besar,” kata Shin. (m18/pssi/cnni/ant)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *